PKS, Demokrat, dan NasDem Bakal Berpencar Jika Gagal Bentuk Koalisi

PKS, Demokrat, dan NasDem Bakal Berpencar Jika Gagal Bentuk Koalisi Kredit Foto: Humas PKS

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai Partai Nasdem kemungkinan akan gabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) jika gagal membentuk koalisi dengan Demokrat dan PKS.

"Asalkan Nasdem bisa mengusung Anies Baswedan sebagai capres, dan Airlangga Hartarto cawapres, atau sebaliknya, Airlangga capres, Anies cawapres," ujar Ujang dikutip dari Republika.

Baca Juga: PKS Minta Kemenlu Galang Kekuatan untuk Hentikan Serangan Israel ke Warga Sipil Palestina

Ujang mengatakan partai Demokrat juga akan berlaku sama. Partai itu akan bergabung dengan KIB jika AHY masuk dalam calon yang akan diusung Pilpres 2024.

Namun, Jika tidak bisa mengajukan AHY, maka mereka tidak akan mau masuk PDIP, juga KIB dan Gerindra-PKB. Begitu juga dengan PKS.

Baca Juga: Demokrat Tidak Bareng PKS dan NasDem Daftar ke KPU, AHY Ungkap Alasannya!

"Mereka akan main di tengah saja, akan memenangkan pileg saja. Kalau mereka tidak jadi berkoalisi, mereka akan berpencar, mengamankan pileg paling tidak," kata Ujang lagi.

Meskipun demikian Ujang meyakini poros keempat yang terdiri dari Nasdem, Demokrat dan PKS akan terwujud.

Baca Juga: PKS Yakin Legal Standingnya dalam Gugatan Presidential Threshold Bakal Diterima MK

Selain itu, ia menambahkan, soal koalisi tidak ada yang berdasarkan ideologi. Atau pun jika ideologi mereka sama, maka ideologi itu adalah kepentingan, pragmatisme.

"Mereka tetap akan berkoalisi karena soal harga diri dan soal mereka ingin menjadi penentu dalam koalisi, tidak ingin jadi follower. Jadi ingin menentukan dalam konteks koalisi memenangkan capres-cawapres yang akan didukungnya," katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa NasDem, Demokrat, dan PKS intens membangun komunikasi, tetapi hingga kini belum meresmikan koalisi.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini