Omongan Mahfud MD Soal Peristiwa Brigadir J Vs Bharada E Nggak Main-main: Dulu Tembak Menembak, Sekarang Adalah Kasus Pembunuhan!

Omongan Mahfud MD Soal Peristiwa Brigadir J Vs Bharada E Nggak Main-main: Dulu Tembak Menembak, Sekarang Adalah Kasus Pembunuhan! Kredit Foto: Instagram/Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), angkat bicara mengenai peristiwa kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang menyeret Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E. 

Mahfud MD menyatakan skenario awal kasus kematian Brigadir J kini telah terbalik. Ia menyebut terungkapnya hal itu berkat dukungan media dan non-govermental organization (NGO) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mengawal perkembangan kasus sejak awal.

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Bharada Eliezer: Brigidir J Dihabisi Tanpa Perlawanan, Nggak Ada Peristiwa Tembak Menembak di Rumah Ferdy Sambo

"Berkat Anda (media) semua, berkat NGO, berkat kesungguhan Polri, berkat arahan Presiden yang tegas, yang dulu semua diskenariokan sudah terbalik. Dulu kan ada tembak-menembak, sekarang 'nggak' ada tembak menembak, yang ada sekarang pembunuhan," kata Mahfud saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022.

Ia mengatakan, penyelidikan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J terbilang cepat. Mengingat peristiwa tersebut memiliki kode senyap atau code of silence.

Dirinya meyakini penetapan tersangka oleh pihak kepolisian juga akan mengarah pada peran pihak-pihak yang terlibat baik selaku eksekutor atau intelektual.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pengungkapan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J dapat diselesaikan secepatnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga membantah Polri berlarut-larut dalam mengungkap dan menetapkan tersangka, serta penyelidikan kasus Brigadir J, mengingat adanya kemungkinan kasus menjadi dark number case jika tidak terjadi pengawalan dari media dan LSM.


Baca Juga: Menggelegar! Pakar Hukum Ini Teriak Lantang Sebut Ferdy Sambo Ada di TKP Saat Brigadir J Dieksekusi

"Dulu kalau tidak ada perubahan, mungkin bisa terjadi 'dark number', perkara yang tidak ada pelakunya. Ini pelakunya sudah ada, korbannya jelas, tinggal memburu saja dan kemudian memberi konstruksi hukum yang jelas," tutur Mahfud.

Baca Juga: Pengungsi Cianjur Copot Label Gereja, Pak Polisi: Tidak Intoleransi, Cuman Stikernya yang Dibuka, Tendanya Tetap Dipakai!

Lihat Sumber Artikel di Fajar Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Fajar. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover