Waduh... Kena Dijewer Gegara Setuju Masa Jabatan Jokowi Nambah, 'Effendi Mulai Melawan Semangat Reformasi PDIP!'

Waduh... Kena Dijewer Gegara Setuju Masa Jabatan Jokowi Nambah, 'Effendi Mulai Melawan Semangat Reformasi PDIP!' Kredit Foto: Biro Pers, Media, dan Infomasi Sekretariat Presiden

Direktur Political and Poblic Policy Studies (P3S), Jerry Massie soroti pernyataan politisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang mendukung adanya wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tambah masa jabatan 3 tahun.

"Saya kira orang ini perlu dipanggil dan diperiksa dewan pertimbangan partai PDIP. Effendi mulai melawan semangat reformasi PDIP yang menolak keras penambahan jabatan, saya pikir politisi PDIP ini perlu dicopot keanggotaaanya," kata Jerry kepada Populis.id pada Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Politisi Senior PDIP Setuju Masa Jabatan Presiden Jokowi Nambah, Elite Demokrat: Emang Lo Siapa? Mewakili Suara Rakyat Indonesia Kah?

Jerry menilai ada yang janggal, karena partai PDIP sendiri sudah mendaftar ke KPU pada Pemilu 2024.

"Sebaiknya dia mendukung langkah PDIP yang sudah daftar untuk pemilu 2024," tutur pakar politik ini.

"Padahal tutur peneliti politik dari American Global University ini, Jokowi sudah menyebut berulang- kali tak ada masa tambahan jabatan, justru Effendi mengangkat lagi ke publik," sambungnya.

Baca Juga: Bak Kacang Lupa Kulitnya, Jokowi Diduga Dukung 3 Sosok Ini di Pilpres, Jerry Massie: Kalau Bukan Karena PDIP, Dia Itu Zero Bukan Hero!

Ia pun menyarankan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menegur Effendi.

"Petinggi PDIP harus meluruskan narasinya yang kacau dan bikin gaduh soal penambaha masa jabatan. Mending dia mendukung dan mempromosikan sepenuhnya Puan Maharani ketimbang bicara urusan tambah masa jabatan presiden," katanya.

Baca Juga: Diisukan Sebagai Simpanan, Polwan Cantik AKP Rita Yuliana Jawab Isu Kedekatannya dengan Irjen Ferdy Sambo

Kata dia, kalau Effendi ngotot Jabatan Jokowi ditambah, maka dia berseberangan dengan kebijakan partai yang secara tegas menolak usulan tersebut.

"Saya kira Bung Effendi pelajari baik-baik konstitusi  negara kita dengan benar," pungkasnya.

Sebelumnya, Effendy Simbolon mendukung gagasan penambahan masa jabatan presiden selama tiga tahun hingga 2027.

Namun, perpanjangan masa jabatan itu, kata dia, tidak boleh atas dasar alasan Pandemi Covid-19. Perpanjangan masa jabatan 3 tahun itu semata untuk pemantapan ideologi negara.

"Kalaupun mau kita perpanjang sampai 3 tahun, bagi saya realistis, ya. Monggo aja sepanjang beliau dalam rangka menuntaskan, pemantapan, pematangan ideologi. Karena tanpa itu kita tercabik-cabik semuanya," katanya secara virtual dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Selatan kemarin, Minggu (7/8/2022).

Baca Juga: Mulai Berani! Bharada E Tulis Surat untuk Keluarga Brigadir J, Isinya Bikin Terenyuh, Ada Kata Maaf

Dia mengatakan, Presiden Jokowi punya ketegasan untuk menegakan ideologi negara. Bahkan, beberapa kali Jokowi terlihat berani melawan arus dominan. Hal itu membuatnya kagum dengan keberaniannya.

"Bahkan saya pribadi tambah 3 tahun pun saya masih setuju, beliau ada ketegasan, beliau menantang arus. Itu saya hormat, respect terhadap beliau itu," tuturnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover