Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memilih Masjid Sunda Kelapa sebagai tempat berkumpul sebelum berangkat ke Kantor KPU untuk mendaftarkan partainya masing-masing kemarin.
Pengamat politik Rocky Gerung menangkap sinyal kuat di balik pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai tempat start Gerinda dan PKB sebelum ke KPU.
Menurut Rocky, Prabowo dan Cak Imin seolah ingin memberikan sinyal bahwa ketika mereka berkoalisi di Pilpres mendatang butuh dukungan umat Islam.
Baca Juga: Prabowo dan Cak Imin Pimpin Rombongan Gerindra-PKB Bertolak Dari Masjid Sunda Kelapa ke KPU
"Sinyalnya adalah dibutuhkan dukungan umat Islam dalam politik. Jadi, seolah-olah Pak Prabowo enggak pede (percaya diri) kalau tidak memberikan sinyal agama tuh," jelas Rocky dikutip dari Youtubenya, Selasa (9/8/2022).
Dia menyebut, kini Prabowo Subianto bergeser dukungan politik Islamnya. Jika tahun 2019 ia meminta dukungan ke kelompok Islam seperti FPI dan 212, kini Menhan itu didukung oleh kalangan Islam moderat basis massanya PKB.
"Memang PKB itu sinyalnya lebih relegius karena basis rekrutmennya dari NU," terang peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) tersebut.
Baca Juga: Prabowo dan Cak Imin Makin Kompak: Sinyal Kuat Koalisi di Pilpres 2024
Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda menjelaskan alasan memulai perjalanan dari Masjid Sunda Kelapa untuk mengingatkan kader kedua partai bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama.
“Titik tolak dari Masjid juga untuk mengingatkan kader Gerindra dan PKB bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama agar kita manusia selalu berupaya menciptakan peluang-peluang lebih besar bagi kemaslahatan rakyat Indonesia,” ungkap dia.