Meski Ditekan, Pengacara Bharada E Nggak Mundur: Kita Jalan Terus Sampai Perkara Terang Benderang!

Meski Ditekan, Pengacara Bharada E Nggak Mundur: Kita Jalan Terus Sampai Perkara Terang Benderang! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara, tak gentar dengan upaya penekanan kepada dirinya untuk mencabut berkas perkara. Ia menegaskan akan tetap mengawal kasus yang menimpa Bharada E. 

"Itu biasa namanya kita berperkara. kadang yang nekan itu kan entah siapalah. Tapi biasa itu, kita tetep jalan terus, yang penting kawan kawan media mengawal kami," katanya kepada awak media pada Selasa (09/08/2022).

Baca Juga: Siap-siap Nih Dalang di Kasus Tewasnya Brigadir J, Kuasa Hukum Bharada E: Apa yang Kami Bocorkan itu Fakta, Ngapain Ditutupin!

Ia menyebutkan selalu ada tekanan, entah di dalam atau diluar negeri pasti ada hal semacam itu. Namun demikian, pengacara harus berpegang teguh pada kebenaran dan pada peraturan perundang-undangan pada hukum yang berlaku. Jadi sepanjang dijalan yang benar, kata dia, kita jalan terus.

"Lagian surat kuasa punya hak mutlak pembelaan, hak mutlak penjagaan. Jadi kita kan jalan terus, kami sampaikan kepada teman-teman kami akan jalan terus menangani perkara, sampai perkara ini tuntas dan terang seterang-terangnya seperti terang matahari di dunia ini," jelasnya.

Baca Juga: Kenapa Bharada E Tak Bisa Tolak Perintah Atasan untuk Nembak Brigadir J?

Namun Deolipa tidak mengungkapkan siapa yang coba menekan dirinya agar mencabur berkas perkara. Yang jelas, ia menegaskan tindakan tersebut harus segela dihentikan karena pengacara juga merupakan penegak hukum

"Udah-udah ngga usah disebut ya, pokoknya ada yang ini lah (menekan.red). Yang jelas tetep lanjut, sama seperti Abang kalau ditekan-tekan kan lanjut bang," jelasnya.

Baca Juga: Pengacara Bharada E Ungkap Fakta Mengejutkan! Diberi Tekanan untuk Cabut Perkara, Astaga...

Sebelumnya, Pengacara Bharada Richard Eliezer, Deolipa Yumara mengungkapkan adanya upaya agar dirinya mencabut perkara. Namun ia tidak menyebutkan siapa yang menekan dirinya untuk melalukan hal tersebut.

Deolipa berharap, ia sebagai pengacara diberikan keleluasaan untuk mengawal kasus tersebut. Maka ia meminta kepada siapapun yang melakukan tekanan itu untuk menghentikan tindakannya.

"Saya punya harapan-harapan, yang pertama harapan pribadi saya, internal. Ini kan kemudiaan saya menjadi saksi yang mendengar cerita Bharada E. Saya adalah kuasa hukumnya," katanya di salah satu yang dikutip Populis.id.

Terkait

Terkini