Cemburu Buta, Anggota PPSU Lindas Pacar Pakai Motor, Terus Kepalanya Ditendang, Ketahuan Tuh Sama Pak Ariza, Zulfikar Resmi Jadi Penganggur

Cemburu Buta, Anggota PPSU Lindas Pacar Pakai Motor, Terus Kepalanya Ditendang, Ketahuan Tuh Sama Pak Ariza, Zulfikar Resmi Jadi Penganggur Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria murka melihat sikap salah satu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bernama Zulfikar yang menganiaya sekaligus menabrak sampai melindas kekasihnya yang berinisial E.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kemang Dalam VI, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin siang (8/8/2022). Ariza mengatakan bahwa kasus kekejaman yang berawal dari rasa cemburu itu tidak bisa ditolerir.

Baca Juga: Bharada E Pergoki Ferdy Sambo Nenteng Pistol di Samping Jenazah Brigadir J yang Bersimbah Darah, Omongan Terbaru Yumara Nggak Main-main!

"Informasi sementara yang kami terima karena cemburu. Cemburu emosi, terjadilah seperti itu. Tentu ini tidak baik, sangat melanggar, ini tindakan yang bar-bar. Tidak bisa diterima, tidak bisa ditolerir. Harus mendapatkan sanksi," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (9/8/2022).

Dalam video yang viral di media sosial, dapat dilihat bahwa Zulfikar sebagai pelaku sempat menendang kepala E menggunakan dengkul dengan tenaga yang cukup keras. Hingga beberapa saat Zulfikar menaiki motornya kemudian menabrak dan melindas tubuh E yang sedang tersungkur. 

Ariza mengaku sudah melihat video penganiayaan yang viral itu dan mengkoordinasikannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kata Ariza, Anies memerintahkan agar pelaku diberikan sanksi pemecatan.

"Pak Gubernur juga sudah memerintahkan asisten pemerintahan, jadi yang bersangkutan sudah diminta dicari dan sudah ketemu orangnya dari kelurahan mana dan tindakan yang diberikan dari Pemprov tentu adalah pemecatan," katanya.

Baca Juga: Eng-Ing- Eng, Pelakunya Bakal Keringat Dingin, Pengumuman Tersangka Pembunuhan Brigadir J Disampaikan Langsung Kapolri Didampingi 6 Jenderal

Selain pemecatan, yang bersangkutan juga telah dibawa ke Polsek untuk ditindak lanjuti kasusnya. Sementara itu, E sebagai korban akan diberikan bantuan pendampingan oleh Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP).

"Ini kekerasan yang tidak dapat ditolerir dan juga DPPAPP sudah diminta juga untuk melakukan bantuan perlindungan, bantuan juga kesehatan psikologis bagi si korban perempuan," ungkapnya.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini