Kamaruddin Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J, Ternyata Oh Ternyata, Mencengangkan!

Kamaruddin Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J, Ternyata Oh Ternyata, Mencengangkan! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Tim khusus (timsus) Polri belum mengungkapkan terkait motif kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Polisi mengatakan masih harus memeriksa istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan saksi lainnya sebelum memastikan motif pembunuhan.

Kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa polisi sebenarnya sudah mengetahui motif pembunuhan Brigadir J.
"Ya kalau (Irjen Ferdy Sambo) sudah jadi tersangka tentu motifnya sudah dimiliki oleh penyidik," kata Kamaruddin kepada JPNN.com, Selasa (9/8/2022) malam.

Kamaruddin mengaku dirinya juga telah mengetahui motif pembunuhan tersebut. Ia mengatakan Brigadir J dibunuh karena diduga membocorkan informasi suatu kejahatan.
"Almarhum Yosua ini orang baik. Jadi, dalam tanda petik dia membocorkan informasi tentang dugaan kejahatan," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

"Makanya dia sempat bilang, kalau sampai (informasi itu) naik ke atas dia akan dibunuh," imbuhnya.

Baca Juga: Apa Benar Putri Candrawathi Alami Pelecehan Seksual? Kabareskrim Bilang Ini
Kamaruddin tak menjelaskan secara detail yang dimaksud informasi tentang kejahatan naik ke atas tersebut.
Namun, Kamaruddin meyakini bahwa Brigadir J dibunuh bukan karena dugaan pelecehan seksual terhadap istri Irjen Sambo, Putri Candrawathi.

"Motifnya saya sudah tahu, tetapi itu biar jadi kerjaan penyidik," ujar Kamaruddin.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini polisi telah menetapkan empat orang tersangka.

Keempat tersangka tersebut adalah Irjen Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal atau RR, Bharada Richard Eliezer atau E, dan KM.

Baca Juga: Berikut Ini Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Dari Mulai Ferdy Sambo Menyuruh Menskenario Peristiwa Seolah...

Irjen Ferdy Sambo, Brigadir RR, dan KM dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, serta diancam hukuman mati, penjara seumur hidup, dan selama-lamanya penjara 20 tahun. Untuk Bharada E dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP.

Baca Juga: Surya Paloh Tak Hadir di Nikahan Anak Jokowi, Politisi NasDem Ungkap Sebabnya! Ternyata....

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover