KIB Minta Bantuan Para Rektor dan Pengamat Politik untuk Godok Visi Misi Koalisi

KIB Minta Bantuan Para Rektor dan Pengamat Politik untuk Godok Visi Misi Koalisi Kredit Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan menggelar pertemuan pada 14 Agustus mendatang di Surabaya. Ketua DPW PAN Jatim Ahmad Rizky Sadiq mengungkapkan agenda tersebut untuk mematangkan visi dan misi KIB.

"Jadi kalau bahasanya Pak Airlangga ini adalah chapter kedua, karena kemarin di tingkat pusat kalau masing-masing partai melakukan konsolidasi di internal masing-masing dan sekarang masuk ke wilayah provinsi masing-masing," kata Ahmad Rizky Sadiq di Jakarta, Rabu (10/8).

Baca Juga: KIB Kompak Daftar ke KPU Hari Ini: Janji Tak Gunakan Politik Identitas di Pemilu 2024

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Rizky saat saat mengawal pendaftaran tiga partai koalisi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia mengatakan, berkumpulnya ketua umun partai koalisi itu juga dilakukan sekaligus merancang agenda-agemda dan langkah-langkah yang akan dilakukan usai pertemuan tersebut.

"Bahasa kami adalah chapter-chapter lanjutan tapi ini dilakukan di Jawa Timur, Surabaya tuan rumahnya adalah PAN Jawa Timur," katanya.

Dia mengungkapkan, kegiatan penyampaian visi misi itu juga akan mengundang rektor-rektor kampus hingga akademisi di Surabaya dan sekitarnya. Ahmad Rizky yang juga ketua pelaksana pertemuan itu melanjutkan, KIB juga akan mengundang beberapa pengamat politik.

Baca Juga: KIB Seneng Prabowo Mau Nyapres Lagi: Pilpres Berpeluang Diisi Tiga Paslon

"Setidaknya supaya menjadi kajian di kalangan akademisi, maupun pengamat politik sejauh mana KIB untuk membangun sebuah politik yang dingin, politik tidak terbelah, politik yang merangkul semua," katanya.

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, pertemuan itu bakal akan menjadi konsolidasi di tingkat wilayah atau provinsi KIB. Menurutnya, Surabaya dipilih lantaran Jatim dianggap sebagai wilayah heterogen dengan blok-blok sangat cair antara kalangan nahdiyin, marhaen, akademisi hingga pemikir.

"Sehingga kemudian diharapkan ada respons dari masyarakat Jawa timur khususnya berkaitan dengan ide-ide gagasan KIB," katanya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini