Ustaz Derry Sulaiman ikut mengomentari pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo Cs.
Penceramah ini mengait-ngaikan peristiwa pembunuhan Brigadir J dengan aksi penembakan terhadap 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM50 Tol Jakarta - Cikampek beberapa tahun lalu. Perlu diketahui kasus ini juga ditangani Ferdy Sambo. Menurutnya kedua kasus ini punya sejumlah kemiripan, salah satunya matinya kamera pengawas di lokasi kejadian.
"Oia, cerita tembak"an itu sudah pernah dibuat beberapa waktu lalu di pembantaian sadis km 50, sangat bodoh bila cerita yang sama di ulang lagi. Allah matikan akal para penjahat," kata dia laman instagramnya dikutip Populis.id Kamis (11/8/2022).
Lebih lanjut, Ustaz Derry Sulaiman menyebut kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo yang tak lain adalah atasannya sendiri dapat memberi pelajaran bagi orang lain. Dia mengatakan jabatan mentereng dengan harta berlimpah bukan jaminan seseorang hidup bahagia.
"Pangkat dan jabatan yang tinggi, harta yang berlimpah rumah, istri yang cantik tak menjamin kebahagiaan dan ketenangan jiwa. Dari Irjen ini kita bisa banyak belajar," tuturnya.
Adapun Ferdy Sambo telah dijadikan tersangka dalam kasus ini, dia kini telah ditangkap dan ditahan di Mako Brimob. Dalam memuluskan aksi kejinya itu Ferdy Sambo memerintahkan sopirnya yakni Bharada E untuk menembak Brigadir J. Ferdy Sambo sempat menjanjikan sejumlah uang kepada Bharada E namun janjinya tak pernah ditepati.
"Menurut kalian hukuman apa yang pantas untuk seorang pembunuh? dalam hukum islam nyawa dibalas nyawa! tutupnya Ustaz Derry Sulaiman