Deolipa Tak Akan Bertemu Bharada E Buat Konfirmasi Pencabutan Kuasa: Saya Mau Semedi di Gunung Salak, Ketemu Naga Geni 12

Deolipa Tak Akan Bertemu Bharada E Buat Konfirmasi Pencabutan Kuasa: Saya Mau Semedi di Gunung Salak, Ketemu Naga Geni 12 Kredit Foto: Taufik Idharudin

Deolipa Yumara mengatakan tak akan bertemu Bharada Richard Eliezer untuk mengkonfirmasi beredarnya dugaan surat pencabutan kuasa atas dirinya dan Muhammad Burhanuddin sebagai pengacara.

Ia malah berseloroh bakal bersemedi di Gunung Salak, bertemu Naga Geni 12 demi mendalami jurus mabuk yang selama ini sudah dipelajari.

"Ga usah (ketemu Bharada E.red). Lagi mau semedi dulu di Gunung Salak, mau ketemu Naga Geni 12. Naga geni 12 adalah guru pendekar Wiro Sableng. Aku ketempat beliau di Gunung Salak, mau pembaruan dan pendalaman ulang ilmu jurus mabuk," katanya saat dihubungi Populis.id pada Jumat (12/08/2022).

Baca Juga: Pengacara Bantah Pencabutan Kuasa Dari Bharada E: Nggak Tau Siapa Yang Kirim, Bisa Jadi Palsu!

Ia juga menegaskan bahwa pernyataan Bharada E yang tersebar di media sosial itu tidak sah. Menurutnya, ketidak absahan ini karena Bharada E belum bertemu dan menyatakan langsung kepada Deolipa maupun Burhanuddin.

"Belum sah, karena belum ketemu," tegasnya.

Baca Juga: Beredar Bharada E Cabut Surat Kuasa ke 2 Pengacaranya, Deolipa dan Burhanuddin, Serius Nih?

Menurut Deolipa, hingga saat ini dirinya dan Muhammad Burhanuddin belum mendapat keterangan resmi yang menunjukkan sudah tidak menjadi pengacara Bharada Richard Eliezer. Hal ini menepis dugaan gambar yang berisi pernyataan Bharada E mencabut kuasanya dari dua pengacara itu.

"Belum, belum ada pencabutan kuasa," pungkasnya. 

Baca Juga: Naas Banget Brigadir J, Cepuin Soal Rahasia Zina dan Dugaan Bisnis Haram Ferdy Sambo Ke Putri Candrawathi, Eh Kena di Dor!

Diketahui, beredar surat pencabutan kuasa dari Bharada Richard Eliezer (Bharada E) terhadap dua pengacara barunya, Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin. Pencabutan surat kuasa ini terhitung pada 10 Agustus lalu.

"Dalam hal ini menerangkan bertindak sebagai diri sediri selanjutnya disebut sebagai pencabut kuasa. Dengan ini menerangkan bahwa terhitung 10 Agustus 2022 mencabut kuasa yang telah diberikan kepada Deolipa Yimara dan Muhammad Burhanuddin," demikian tulisan di surat kuasa yang diduga ditanda tangani oleh Bharada Eliezer 

Baca Juga: Terbaring di Rumah Sakit, Benarkah Putri Candrawathi Terjangkit HIV/Aids?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover