Menohok! Disindir Gegara 2 Kali Gagal Nyapres, Prabowo: Mungkin Mereka Tidak Mengerti..

Menohok! Disindir Gegara 2 Kali Gagal Nyapres, Prabowo: Mungkin Mereka Tidak Mengerti.. Kredit Foto: Humas Gerindra

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyinggung soal sindiran sejumlah pihak kepada dirinya yang dua kali kalah saat nyapres, tepatnya pada Pemilu 2014 dan 2019.

Menurutnya, orang yang memberikan sindiran kepada dirinya terkait hal tersebut adalah orang yang tidak mengerti arti berjuang.

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Disebut Siapkan Uang Tutup Mulut Rp5 Miliar: Bharada E Rp1 Miliar, Sisanya Buat..

“Ada yang bertanya, ya mungkin nyindir-nyindir. Sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi. Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang,” ucapnya dalam Rapimnnas Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (12/8/2022).

Prabowo juga sempat menyinggung sejumlah tokoh Indonesia yang pernah berjuang tanpa menyerah.

Ia menyampaikan, “Apakah pada saat jenderal Soedirman hanya dengan satu paru-paru, ditandu tanpa obat. Apakah dia pernah akan mengaku bahwa dia kalah? Dia tidak pernah menyerah.”

“Waktu Bung Karno dipenjara oleh Belanda, apakah dia menghentikan perjuangannya? Bagi seorang pejuang, jatuh itu biasa. Kita akan ikuti jejak pendiri-pendiri bangsa kita ini,” lanjutnya.

Prabowo menilai bahwa lebih mulia bertarung demi keadilan dan bangkit lagi meski sudah jatuh karena itu sudah biasa bagi seorang pejuang.

“Bagi seorang pejuang, jatuh itu biasa. Bagi pendekar kalau jatuh kita bangkit lagi, jatuh lagi bangkit lagi. Petarung biasa kalau jatuh,” tegasnya.

Baca Juga: Update: 21 Parpol Sudah Daftar KPU di Nyatakan Lengkap!

Prabowo melanjutkan, “Lebih mulia masuk arena, lebih mulai bertarung demi keadilan. Jatuh bangkit lagi dengan senyum, bangkit dengan gembira, bangkit dengan optimis.”

Soal arti kekalahan, Prabowo menuturkan, “Kekalahan hanya bisa diartikan kekalahan kalau di dalam hati kita, kita menerima itu sebagai kekalahan.”

Sementara itu, Prabowo sendiri sudah menyatakan bahwa dirinya siap maju sebagai salah satu kandidat calon presiden (capres) untuk ke tiga kalinya dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim setelah saya mempelajari dan mendengarkan dengan seksama, sikap setiap DPD dan setiap sayap partai, yang mengharapkan saya untuk menerima pencalonan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2024,” ungkapnya.

Baca Juga: Surya Paloh Tak Hadir di Nikahan Anak Jokowi, Politisi NasDem Ungkap Sebabnya! Ternyata....

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover