Enggak Main-main! Kasus Kematian Brigadir J Sampai Dikomentarin Pimpinan Pondok: Ini Membuktikan..

Enggak Main-main! Kasus Kematian Brigadir J Sampai Dikomentarin Pimpinan Pondok: Ini Membuktikan.. Kredit Foto: Screencapture

Kasus kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tidak hanya disoroti oleh tokoh politik hingga nasional, tetapi juga pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) di Sukabumi, Jawa Barat.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi, KH. M. Fajar Laksana, sendiri memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Menohok! Disindir Gegara 2 Kali Gagal Nyapres, Prabowo: Mungkin Mereka Tidak Mengerti..

Hal itu karena menurutnya Listyo tetap bersikap profesional untuk menghukum para anggotanya yang salah, bahkan ada perwira tinggi yang menjadi tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.

“Keberanian dan sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menetapkan sejumlah tersangka, bahkan beberapa di antaranya merupakan perwira tinggi dan menengah Polri pada kasus kematian Brigadir J, patut diberikan apresiasi,” ucap Fajar di Sukabumi pada Jumat (12/8/2022), dilansir Populis.id dari ANTARA.

Ia menambahkan, “Ini membuktikan Polri bekerja secara profesional dan tidak tebang pilih.”

Tak hanya itu, Fajar juga menyebut dengan dituntaskannya kasus kematian Brigadir J, maka membuktikan bahwa Polri mampu menegakkan kedisiplinan, keadilan, presisi, menjaga kamtibmas, serta memberi ketenangan kepada masyarakat.

Pasalnya, penegakkan hukum memang merupakan salah satu tugas Polri yang harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, baik kepada masyarakat, bangsa, maupun negara.

Baca Juga: Malala Yousafzai: Ditembak Taliban di Bus Sekolah hingga Menjadi Penerima Nobel Termuda

Hal itu juga tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sama seperti Fajar, pimpinan Ponpes Al-Irsyadiyah Kota Sukabumi, KH. Ludi Jalaludin juga ikut memberikan apresiasi dan dukungan kepada Polri.

Hal itu karena ia menilai Polri telah menjalankan tugas secara profesional demi memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Ludi menyampaikan, “Jazaakallohu Khoiron Katsiro, semoga polisi semakin dicintai rakyat dan menjadi pelindung masyarakat sehingga bisa merasakan aman dan nyaman hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini