Bisa-bisanya Disentil Netizen Gegara Kasar Lepas Masker Paspampers yang Pukul Sopir Truk, Wali Kota Solo Gibran Auto Beri Jawaban Menohok!

Bisa-bisanya Disentil Netizen Gegara Kasar Lepas Masker Paspampers yang Pukul Sopir Truk, Wali Kota Solo Gibran Auto Beri Jawaban Menohok! Kredit Foto: Screencapture

Sebuah video viral di media sosial sikap Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang turun tangan menangani kasus seorang sopir truk dipukul oleh Paspampers.

Paspampers bernama Hari Misbah memukul seorang sopir truk di Solo, Jawa Tengah. Selain itu, Hari juga menahan SIM korban. 

Baca Juga: Gibran Malu Banget, Berikut Fakta Terkait Paspampres Pukul Sopir Truk

Banyak pujian dengan cara Gibran dalam menangani kasus tersebut. Namun ada juga yang menyentil dirinya karena melepas masker dengan kasar kala Hari memberikan klarifikasi.

"Tapi caranya melepas masker Paspampres menurut saya kurang sopan pak wali @gibran_tweet, marah boleh, tapi ingat mereka itu tentara loh, harus tetap di jaga wibawanya," tulis akun @rudisarupa.

Baca Juga: Seliweran Di Medsos Kabar Napoleon Minta Satu Sel dengan Ferdy Sambo, Netizen: Seru Nih, Akan Kah Berduel Jenderal vs Jenderal?

Gibran pun melontarkan balasan dengan menegaskan kalau warganya telah dipukuli. 

"Maaf. Justru wibawa korban yang harus saya jaga. Dia sudah memukuli warga saya," balas Gibran di Twitter @gibran_tweet yang dikutip Populis.id pada Sabtu (13/8/2022).

Baca Juga: Bikin Geleng-geleng, Deolipa Minta Bayaran Rp15 Triliun, Jangan Gitu Bang! lawyer Kawakan Aja Gak Pernah Dibayar Segitu...

Kemudian, ada yang bertanya mengenai sim sopir truk yang sempat ditahan Hari.

Gibran lantas menjawab "Sudah beres. Sudah dikembalikan. Pelaku sudah minta maaf. Rekaman cctv sudah di tangan saya."

Diketahui, setelah berita itu viral, Hari menyampaikan permohonan maaf kepada sang sopir dan keluarganya. Ia juga mengaku bersalah atas tindakannya. 

Baca Juga: Deolipa Bukan Lagi Pengacara Bharada E, Ada yang Ngadu Ke Jokowi dan Mahfud MD: Tolong Pak...

Tidak selesai sampai di situ, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka turun tangan menangani kasus tersebut sebab korban dalam kejadian itu adalah warganya. 

"Kalau bagi saya permasalahan ini belum selesai. Mereka minta maaf karena beritanya viral di media sosial," ucap Gibran, Jumat (12/8). 

Baca Juga: Naas Banget Brigadir J, Cepuin Soal Rahasia Zina dan Dugaan Bisnis Haram Ferdy Sambo Ke Putri Candrawathi, Eh Kena di Dor!

Putra sulung Presiden Jokowi itu memanggil Hari dan korban ke kantor Wali Kota Surakarta untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Saya tidak terima warga saya digitukan. Dia tidak salah sopirnya, Paspampresnya juga tidak sedang bertugas soalnya," bebernya. 

Gibran menyebut Hari adalah anggota pasukan elite di Paspampres. Hari tergabung dalam regu advance atau regu pendahulu.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini