Kamaruddin mengatakan, omongan Ferdy Sambo memang sukar dipercaya sebab keterangan terkait pembunuhan Brigadir J terus berubah - ubah.
Mulanya Ferdy Cs mengarang cerita, bahwa kematian Brigadir J karena aksi tembak-tembakan dengan Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Pemicu aksi tembak-tembakan itu adalah pelecehan seksual yang dilakukan kepada Putri Candrawati yang tak lain adalah istri Ferdy Sambo. Skenario itu kemudian terbongkar, tidak ada aksi tembak-tembakan dan pelecehan seksual saat itu.
Setelah kebohongan itu terbongkar, Ferdy Sambo lantas mengaku aksi pelecehan seksual yang dilakukan kepada Istrinya ituternya dilakukan Brigadir J ketika mereka masih di Magelang.
Menurut Kamaruddin, pernyataan yang berubah - ubah dari Ferdy Sambo soal motif pembunuhan Brigadir J ini juga menunjukan yang bersangkutan tengah merendahkan martabatnya sendiri.
“Martabat dia merendahkan dirinya (Sambo) bukan martabat keluarga,” tegasnya.