Brigadir J Disuruh Jongkok dan Dijambak, Sadis Banget! Purnawirawan Letnan Jenderal TNI: Ferdy Sambo itu Pengecut!

Brigadir J Disuruh Jongkok dan Dijambak, Sadis Banget! Purnawirawan Letnan Jenderal TNI: Ferdy Sambo itu Pengecut! Kredit Foto: ISTIMEWA

Sebelum Brigadir J tewas, rupanya Ferdy Sambo sempat melakukan kekerasan fisik. Brigadir J di jambak oleh Ferdy Sambo, kala sudah berlutut di hadapannya sambil memohon tak dibunuh. Namun permohonan itu tak digubris jenderal bintang dua itu. 

Cerita ini di dapat dari mantan pengacara Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, M Burhanuddin.

Baca Juga: Tak Disangka, Begini Kondisi Bharada E Setelah Lepas Dari Ferdy Sambo

Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo Prabowo pun tak habis pikir dengan apa yang dilakukan Ferdy Sambo kepada Brigadir J. Ia juga menilai kalau Ferdy Sambo itu pengecut.

"Bila benar yang terjadi seperti ini jelas bahwa FS itu pengecut," kata dia dari Twitter @JSuryoP1 yang dikutip Populis.id pada Selasa (15/8/2022).

Baca Juga: Bikin Meringis, Curhatan Bharada E: Saya Ingin Dibela Semaksimal Mungkin, Saya Ingin Berkeluarga dan Lanjutan Karir di Brimob

Diketahui, Burhanuddin membongkar  detik -detik Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dihabisi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) lalu. 

“Diapakan dulu rambutnya,” kata M Burhanuddin menirukan ucapan Ferdy Sambo yang diceritakan Bharada E sebagaimana dikutip Populis.idSenin (15/8/2022). 

Baca Juga: Detik-detik Sebelum Penembakan Terjadi, Brigadir J Penuhi Panggilan Ferdy Sambo, Tanpa Ampun Malah Di Dor!

Setelah menjambak rambut Brigadir J, Ferdy Sambo yang melihat Bharada Eliezer yang  ada di Tempat Kejadian itu langsung memberi perintah untuk menembak pemuda asal Jambi itu. 

“Woi tembak, tembak dia, tembak gitu,” katanya lagi.

Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata... Perkara Duit Rp1 Miliar Ferdy Sambo, Bharada E Dijanjikan Setelah... 

Setelah Brigadir J tewas pistol almarhum yang masih tersimpan di dalam mobil juga diambil menggunakan sarung tangan, untuk membuat skenario aksi tembak-tembakan yang kemudian terbongkar. 

Adapun Ferdy Sambo kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini, dalam dalam pemeriksaan di Mako Brimob pekan lalu, jenderal bintang dua itu mengaku menghabisi anak buahnya itu karena faktor sakit hati. Dia bilang Brigadir J telah melecehkan istrinya Putri  Candrawathi ketika mereka sedang di Magelang. 

Baca Juga: Mengungkap Fakta Apa yang Terjadi di Magelang, Komnas HAM: Ya Allah, Almarhum...

Namun pernyataan itu dibantah habis-habisan oleh Pengacara keluarga Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak. Pria Tapanuli itu dongkol sejadi-jadinya dengan pernyataan Irjen Ferdy Sambo yang mengaku menghabisi Brigadir J lantaran yang bersangkutan  melakukan perbuatan yang merusak martabat keluarganya.

Kamaruddin mengatakan pernyataan Ferdy Sambo menunjukkan jenderal bintang dua itu kian panik lantaran kasus pembunuhan Brigadir J yang penuh rekayasa itu semakin terang benderang. Lantaran panik Sambo kata Kamaruddin terus membuat kebohongan baru untuk menutupi kebohongan sebelumnya. 

“Pembohong panik,” kata Kamaruddin kepada wartawan Senin (15/8/2022). 

Terkait

Terkini