Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan alias Gus Umar menyoroti terkait uang yang ada di rekening Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat hilang Rp 200 juta setelah peristiwa penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo terjadi.
Gus Umar mengatakan tindakan Ferdy Sambo sangatlah mengerikan.
Menurutnya, Ferdy Sambo sudah membunuh lalu uangnya pun dikuasai juga.
“Ngeri kalilah si sambo ini. Sdh membunuh duit Brigadir dia sikat jg,” cuitannya melalui akun Twitter pribadinya yang dilansir Populis.id pada Jumar (18/8/2022).
Diketahui, Kuasa Hukum keluarga Brigadir JKamaruddin SimanjuntakmengatakanFerdy Sambo dan kawan-kawan dicurigai menguasai sejumlah aset milikBrigadir J aliasNopryansah Yosua Hutabarat. Kamaruddin menduga aset yang dikuasai oleh Ferdy Sambo, seperti HP, ATM di empat bank, dan laptop merk Asus.
“Ada HP, ATM-nya di empat bank, dan laptop bermerek ASUS," tutur Kamaruddin, Selasa (16/8/2022).
Kecurigaan tersebut muncul karena ada transaksi keuangan di rekening milik Brigadir J tiga hari setelah pembunuhan.
Ia menyebutkan ada uang yang keluar dari rekening Brigadir J sejumlah Rp 200 juta.
“Bahwa tanggal 11 Juli 2022 itu masih transaksi, orang mati mengirimkan duit. Dari rekening almarhum mengalir ke tersangka Rp 200 juta,” tutur Kamaruddin didepan awak media.
Ngeri kalilah si sambo ini. Sdh membunuh duit brigadir dia sikat jg. https://t.co/1xwNU17YP7
— Haji Umar Hasibuan (@UmarHasibuan77) August 17, 2022