Geger! Ustadz Adi Hidayat Sebut Proklamasi Pertama Kali Dibacakan di Rumah Pengusaha Keturunan Yaman: Ini Tidak Ada di Buku Sejarah!

Geger! Ustadz Adi Hidayat Sebut Proklamasi Pertama Kali Dibacakan di Rumah Pengusaha Keturunan Yaman: Ini Tidak Ada di Buku Sejarah! Kredit Foto: YouTube/Adi Hidayat

Penceramah kondang Ustadz Adi Hidayat menyebut ada banyak sejarah kemerdekaan Indonesia yang tidak dicatat dalam buku-buku sejarah, hal ini membuat banyak masyarakat Indonesia yang akhirnya mengetahui sejarah kemerdekaan negara ini secara sepotong - sepotong. 

Salah satu peristiwa bersejarah yang tak pernah dicatat adalah rumah tempat pembacaan proklamasi pada 17 Agustus 1945. Selama ini kata Adi Hidayat masyarakat Indonesia hanya mengetahui tempat proklamasi dibacakan adalah, di Jalan Pegangsaan Timur tanpa penjelasan yang lebih spesifik. 

Baca Juga: Menggelegar! Sambil Sebut-sebut Kata Sinting dan Idiot, Eks Pejabat Istana Desak Polisi Jadikan Istri Ferdy Sambo Tersangka

Dia mengatakan, lokasi detail pembacaan proklamasi itu adalah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, tepatnya di rumah seorang pengusaha keturunan Yaman bernama Syaikh Faraj bin Martak. 

“Ternyata itu rumah seorang pengusaha muslim keturunan Yaman yang sangat cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Beliau mewakafkan rumahnya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia, namanya Syaikh Faraj bin Martha,” kata Adi Hidayat dalam sebuah video yang tayang di  youtube Syiart Channel dikutip Populis.id Kamis (18/8/2022). 

Adi Hidayat mengatakan generasi muda sekarang ini mesti diberi tahu secara detail  mengenai sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia, agar kedepan tak ada fakta sejarah yang dikaburkan. Pemilik rumah yang menjadi lokasi pembacaan teks proklamasi ini lanjutnya penting untuk diketahui generasi muda. 

“Tepat tanggal 17 Agustus, di hari Jum’at itu, tahun 1945, jam 10 pagi, di Jalan Pegangsaan Timur, jangan lupakan! Nomor 56! Nomor itu penting karena menunjukkan satu tempat tertentu,” tuturnya. 

Dia melanjutkan, apabila dalam buku - buku sejarah hanya dicatat nama jalan Pegangsaan Timur sebagai lokasi pembacaan proklamasi tanpa ada penjelasan secara terperinci mengenai lokasi itu, maka bisa saja orang akan berpikir proklamasi ketika itu dibacakan di jalanan. 

Baca Juga: IKN Dikatakan dapat Wujudkan Empat Janji Proklamasi

“Kalau Cuma (nama) jalannya saja, maaf ya berarti proklamasi berlangsung di jalan!” tuntasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover