Puan Maharani Sampaikan Kabar Penting, Pemerintah Mohon Pasang Kuping

Puan Maharani Sampaikan Kabar Penting, Pemerintah Mohon Pasang Kuping Kredit Foto: Fauzan

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk aktivitas masyarakat, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan pemerintah harus menyediakan opsi lain selain aplikasi PeduliLindungi bagi warga yang ingin mengakses ruang publik.

Baca Juga: Dibeberkan Seterang-terangnya, Ini Kelebihan dan Kekurangan Ganjar - Puan

"Jadi menyediakan opsi lain di luar aplikasi PeduliLindungi penting dilakukan pemerintah untuk menjamin hak warga negara," ujar Puan dikutip GenPI.co, Minggu (17/10)

Dia menyambut baik rencana pemerintah untuk tidak menjadikan aplikasi PeduliLindungi sebagai satu-satunya akses ke tempat atau transportasi publik.

Dia menilai cara lain untuk menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil pemeriksaan Covid-19 penting segera disiapkan.

"Setiap warga negara yang punya telepon pintar canggih atau kurang canggih atau bahkan yang tidak punya smartphone sekalipun harus memiliki hak sama untuk mengakses ruang dan transportasi publik," kata politikus PDIP ini.

Baca Juga: Anak Buah Bu Mega Ngomong Langsung Soal Capres, Ternyata Oh Ternyata Bukan Cuma Puan dan Ganjar

Ia menekankan, apa pun opsi yang disediakan, pemerintah harus bisa menjamin perlindungan data pribadi warga.

Sebab, menurut dia, saat ini hampir semua kegiatan pasti menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai data utama.

"Apa pun nanti sistem atau alat baru yang akan digunakan, pemerintah harus pastikan alat yang memuat data pribadi warga negara tersebut anti bocor," tutur Puan.

Baca Juga: Bukan Puan Maharani, Prabowo Harus Gandeng Sosok Ini Supaya Menang Pilpres 2024

Secara khusus, dia menyoroti jika ada kerja sama antara pemerintah dengan swasta.

"Kerja sama dengan swasta dalam bentuk integrasi sistem ini harus jelas betul aturan mainnya agar data pribadi warga bisa terlindungi dengan baik dan tidak jatuh kepada pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Puan Maharani.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini