Ini Eks Orang Penting TNI yang Ngomong Langsung, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Bisa Kekar Ketir Dengar Ini: Dia Tahu Pembunuhan Brigadir J!

Ini Eks Orang Penting TNI yang Ngomong Langsung, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Bisa Kekar Ketir Dengar Ini: Dia Tahu Pembunuhan Brigadir J! Kredit Foto: Sigid Kurniawan/rwa.

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto menduga Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah mengetahui skenario pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang diotaki rekannya Ferdy Sambo. 

Hal ini kata Soleman B Ponto terkonfirmasi dari video pertemuan keduanya di ruangan Kadiv Propam Polri beberapa hari setelah Brigadir J dihabisi. Video pertemuan itu sempat viral dan ramai disorot masyarakat. Dalam video itu kedau jenderal bintang dua sempat saling berpelukan. 

Baca Juga: Dibeginikan di Rutan Mako Brimob, Ferdy Sambo Nggak Berdaya Ngelawan, Langsung Mohon-mohon: Saya Minta Maaf Pak… Minta Maaf… Saya Nggak…..

"Yang pertama ya yang datang ke situ kan dia sudah ketemu, sudah lihat semua itu. Terus yang paling kelihatan itu ya ketika pertemuan kedua orang sahabat (yang berpelukan)," kata Soleman B Ponto  di kanal YouTube Refly Harun dikutip Populis.id Rabu (23/8/2022). 

Soleman B Ponto menegaskan, dilihat dari  gestur Fadli Imran dalam video itu, orang nomor satu di Polda Metro Jaya tampak sedih, kemudian dia juga menaruh simpati pada Ferdy Sambo. 

"Kalau antara atasan dan bawahan, itu ya paling (hormat), tapi ini ketemu sudah sedih. Ada simpati, sedih, nah ini ada apa kok jadi sedih-sedih seperti itu. Jadi sudah tahu ini, kematian ini mengapa jadi sedih. Karena kalau tidak tahu, kenapa sedih-sedihan," ucapnya.

Baca Juga: Badannya Kekar Banget, Ini Tampang Skuad Lama yang Teror Brigadir J Sebelum Pembunuhan di Rumah Ferdy Sambo

"Konsekuensinya apa, sudah panjang. Dari gestur itu sangat terlihat bahwa itu (Fadil Imran) sudah tahu. Itu tidak akan terjadi kalau yang datang itu tidak tahu," katanya  menambahkan. 

Baca Juga: Pj Gubernur Heru Budi Haruskan Seluruh Masjid di Jakarta Setor 50 Persen Infak ke Ormas, Dokter Eva: Hati-hati Bro, Ini soal Amanah

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover