Tak Banyak Yang Minat, Anies Janjikan Gaji Fresh Graduate di PNS Pemprov DKI 12-18 Juta?

Tak Banyak Yang Minat, Anies Janjikan Gaji Fresh Graduate di PNS Pemprov DKI 12-18 Juta? Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Mendapatkan pekerjaan yang enak adalah impian banyak orang. Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak anak-anak muda yang menginginkan bekerja di sektor pribadi atau start-up dibandingkan di lingkungan pemerintah (PNS) Pemprov DKI. 

Sektor pribadi atau start-up memang menjadi company favorit anak-anak fresh graduate yang ingin melebarkan sayapnya di industri pekerjaan. Lingkungan kerjanya yang menyenangkan, waktunya yang fleksibel, peluang kerja yang luas, dan kebebasan berekpresi menjadi alasan fresh graduate memilih berkarir di sektor pribadi atau start-up.

Sehingga dapat dikatakan, anak muda atau fresh graduate lebih memilih berkarir di sektor pribadi daripada PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Jika diamati, faktanya sektor PNS masih didominasi oleh orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak muda. Cara masuknya yang susah atau masih adanya nepotisme menjadi alasan. 

Melihat hal ini, Anies juga turut berkomentar baru-baru ini di mana menjelaskan akan merayu anak-anak muda atau fresh graduate agar mau menjadi PNS Pemprov DKI Jakarta dengan iming-iming gaji yang didapatkan berkisar Rp 12 juta hingga Rp 18 juta. 

Baca Juga: Waketum NasDem Singgung Peluang Anies-Puan di Pilpres, Pengamat Endus Wacana Koalisi dengan PDIP

"Bicara tentang wage inequality, kalau masuk di Jakarta tidak ada wage inequality. Untuk masuk di Jakarta, fresh graduate S1 itu rangenya Rp 12-18 juta per bulan, yang mereka dapatkan itu sangat kompetitif dengan private sector," ucap Anies saat menjadi pembicara mengutip dari Youtube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (23/8/2022) yang  dilansir dari detikcom. 

Bahkan Anies juga menjelaskan bahwa bekerja di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, insyaallah akan sejahtera dan mendapatkan reward. Tidak akan kalah dengan sektor pribadi maupun sektor swasta lainnya. 

Pun lingkungan pemerintah memang membutuhkan anak-anak muda yang inovatif dan kreatif untuk mengisi posisi di kursi pemerintahan. Agar nantinya, lingkungan pemerintah juga ikut berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan dipimpin oleh orang-orang yang mau belajar dan memiliki skill yang kreatif. 

Baca Juga: NasDem Buka Peluang Duetkan Puan-Anies di Pilpres 2024, PDIP DKI Tetap Ngotot Jadi Pengkritik Anies Baswedan!

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini