Anak Balita Ferdy Sambo-Putri Mau Diasuh dalam Penjara, KPAI Beri Wejangan Panjang Lebar. Simak!

Anak Balita Ferdy Sambo-Putri Mau Diasuh dalam Penjara, KPAI Beri Wejangan Panjang Lebar. Simak! Kredit Foto: JPNN

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Putu Elvina menyoroti nasib anak balita Ferdy Sambo-dan Putri Candrawathi setelah pasutri ini resmi jadi tersangka pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J). Bayi Putri-Sambo itu rencananya akan diasuh oleh orang tuanya di dalam penjara. 

Komisioner KPAI Putu Elvina mengatakan, keputusan mengasuh bayi dalam tahanan jelas tidak gampang, hal ini harus melalui proses assessment yang mendalam. Keputusan itu tidak bisa diambil sepihak lantaran harus mempertimbangkan dengan pemenuhan hak dan keberlangsungan tumbuh kembang anak. Adapun, assessment itu akan dilakukan oleh pihak psikolog.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ajukan Banding Setelah Dipecat dari Polri, Pakar Hukum Nyeletuk: Ini Hanya Mengulur Waktu, Banding Nggak Merubah Apa-apa!

"Biasanya KPAI itu memberikan tugas untuk melakukan assessment itu kepada psikolog, maka kemudian psikolog lah yang akan melakukan assessment secara mendalam," kata Putu saat berbincang dengan Populis.id, Jumat (26/8/2022).

Salah satu topik yang bakal dilakukan assessment yaitu terkait rencana pengasuhan. Sebab ada ketentuan dimana  anak tidak bisa selamanya mengikuti orang tua untuk mendekam dalam tahanan.

"Assessment terkait rencana pengasuhan lanjutan, karena yang seperti saya jelaskan, status hukum orang tuanya ini kan prosesnya panjang, tapi pengasuhan tidak boleh berhenti, maka disitulah fungsi keluarga besar," tuturnya.

Sebagai contoh kasus yang pernah ia tangani, Putu menjelaskan bahwa biasanya lapas atau rutan hanya memberi batasan waktu mengasuh hanya sampai anak berusia dua tahun. Sehingga anak harus dipisah dari ibunya, dengan artian keluar dari tahanan ketika usianya tak lagi memenuhi kriteria.

"Karena banyak juga di lapas atau rutan itu anak-anak yang dibawa ke sana dengan batasan usia, artinya hanya bisa mencapai dua tahun, banyak kemudian narapidana yang kemudian melahirkan di lapas dan merawatnya sampai dua tahun, itu ada ketentuannya," ungkapnya.

Lebih lanjut, walaupun undang-undang mengatakan pengasuhan terbaik bersama orang tuanya, tapi Putu berharap langkah itu bisa diputuskan dengan pertimbangan yang matang. Keputusan itu pun bisa dibicarakan antara Putri Candrawathi bersama penyidiknya.

Baca Juga: Ngaku Otaki Pembunuhan Brigadir J, Tapi Pas Dipecat Malah Nggak Terima, Mau Heran Tapi Ini Ferdy Sambo!

"Kalau memutuskan itu tentu menjadi tanggung jawab orang tua, dan bagaimana orang tua kemudian yang sedang berproses itu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan penyidiknya," jelasnya.

Baca Juga: Ma'ruf Amin Sebut Tak Apa-apa Jokowi Gunakan Uang Negara untuk Nikahkan Kaesang, Apa Benar?

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover