Diaduin ke Mahfud MD sama Netizen, Denny Siregar Ngakak: Mereka Ngelawan Saya Sendiri Saja Kelabakan

Diaduin ke Mahfud MD sama Netizen, Denny Siregar Ngakak: Mereka Ngelawan Saya Sendiri Saja Kelabakan Kredit Foto: Instagram/Denny Siregar

Pegiat Media Sosial Denny Siregar merespons tanggapan Menkopolhukam Mahfud MD yang menyebutkan cuitan Denny tak mewakili negara. Denny sendiri heran dengan pihak yang menuduhnya bagian dari pemerintahan.

"Wkwkwk emang pak @mohmahfudmd, saya juga heran ada yang menghubungkan saya dengan negara. Menteri bukan, Komisaris bukan. Tapi ngelawan saya sendiri aja mereka kelabakan. Gimana melawan negara?,"  kata dia dari Twitter @Dennysiregar7 yang dikutip Populis.id pada Senin (29/8/2022).

Baca Juga: Kejadian Bopong-bopongan, Pantes Sambo Emosi, yang Bikin Cerita Kuat Maruf! Iri Dia Sama Brigadir J, Pengen Jadi Bos Para Ajudan, Gile Bener

Sebelumnya, Mahfud MD membalas cuitan seorang netizen dan menegaskan tudingan Denny Siregar tidak mewakili negara.

Dalam foto yang tautkan Denny menuding santri cilik di sebuah pondok pesantren yang membawa bendera tauhid warna hitam dan putih, sebagai calon teroris.

"Itu perseorangan. Semua tahu Denny Siregar tak mewakili negara. Kan sama saja dengan orng lain yang bilang di lambang Salib ada jin kafir atau bilangin orang yang bersemedi di candi itu sebagai musyrik. Itu tak ada yang mewakili negara. Itu dari privat ke privat," tulis @mohmahfudmd di Twitter.

Baca Juga: Gegara Bilang SBY Pernah Sujud-sujud Kepadanya, Kamaruddin Disenggol Elite Demokrat: Baru Dapat Panggung Dikit, Langsung ‘Mabok Panggung’!

Di mana seorang netizen @archaband*** bertanya kepada Mahfud di Twitter.

“1. Apakah bapak menilai ini termasuk islamofobia oleh perseorangan atau tidak? 2. Apakah bapak menilai ini bisa mengganggu keamanan atau tidak? 3. Apa yang dilakukan menkopolhukam karena anda diberi wewenang untuk mengendalikannya,” tulis netizen itu.

Baca Juga: Kebal Juga Nyali Pengacara Brigadir J, Bela-belain Taruhan Nyawa! Sudah Bosen Kena Teror, Mau Dipotong, Dibunuh, Kamaruddin Siap...

Netizen itu mengatakan demikian untuk merespons cuitan Mahfud MD sebelumnya. 

"Mari diskusi artikel: 1)- Tidak ada Islamofobia oleh negara, yg ada antar warga privat; 2)- Kaum muslimin tidak radikal, yang radikal hanya sekelompok kecil orang yang mengatasnamakan Islam; 3)- jangan sembarang menuduh orang radikal dengan mengejeknya sebagai kadrun, mungkin itu hanya spiritualitas,” pada cuitan Mahfud MD pada 28 Agustus 2022.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover