Dari Tulisan Tangan, Ferdy Sambo Ketahuan Masih Memiliki Trauma dan Ketakutan akan....

Dari Tulisan Tangan, Ferdy Sambo Ketahuan Masih Memiliki Trauma dan Ketakutan akan.... Kredit Foto: Istimewa

Ahli Grafologi mencoba untuk menganalisis tulisan dan tanda tangan Ferdy Sambo dalam surat permohonan maafnya, sebelum menjalani sidang etik, Jumat (26/8/2022).

Tessa A Sugito selaku ahli grofologi menyebutkan tulisan tangan Ferdy Sambo menunjukkan trauma dan ketakutan. Sambo disebut ingin menutupi masa lalunya.

“Itu terlihat dari margin suratnya itu, ada jarak yang dari sisi kiri. Ini ciri-ciri beliau memiliki trauma atau ketakutan akan masa lalunya, dan mencoba menutupi atau lari dari kejadian masa lalu itu,” tuturnya dalam wawancara dilansir dari Kompastv, Senin (29/8/2022).

Selain itu, Tessa juga mengatakan ciri-ciri sensitive dan sifat temperamental.

Baca Juga: Terbongkar! Ternyata Begini Kondisi Suasana di Sidang Etik Ferdy Sambo, Ada Bentakan hingga Tangisan...

Muncul juga ciri-ciri mudah meledak, sensitif, unpredictable, temperamental & physical aggression (agresi fisik) yang berpotensi mengarah ke tindakan kekerasan fisik, brutality (kebrutalan), sadisme & cruelty (kekejaman)," ungkapnya.

Diketahui, Ferdy Sambo menjadi tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya.

Baca Juga: Sidang Etik Ferdy Sambo Diwarnai Ketegangan, Hakim Sempat Bentak Saksi, Jangan Berbelit-Belit!

Tak hanya Ferdy Sambo, ada tersangka lainnya yaitu Bharada E, Bripka RR, Kuat Ma’ruf, serta Putri Candrawathi.

Kelimanya dikenakan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP junto Pasal 55 juncto pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover