Terkait sikap Putri Candrawathi (PC) yang tetap mengaku jadi korban asusila atau kekerasan seksual dari Brigadir J, Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam menduga pengakuan PC tersebut mempunyai tujuan untuk menutupi motif dari penembakan Brigadir J.
"Saya menduga pengakuan PC bagian skenario untuk melindungi atau bahkan menutup motif sebenarnya yang terjadi," kata Anam.
Di sisi lain, kata Anam, pengakuan pelecehan Putri itu tidak begitu kuat karena hanya didukung seorang pembantu Kuat Ma'ruf (KM).
"engakuan PC hanya didukung oleh pengakuan KM yang sama-sama berstatus sebagai tersangka," kata Anam.
Anam menambahkan publik bakal merasa ada yang janggal dengan adanya pengakuan Putri Candrawathi tersebut.
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.