Ganjar dan Puan Diserang, Ruhut Sitompul: Rocky Gerung Bagian Dari Partai Demokrat

Ganjar dan Puan Diserang, Ruhut Sitompul: Rocky Gerung Bagian Dari Partai Demokrat Kredit Foto: Instagram/ruhutp.sitompul

Politikus PDIP Ruhut Sitompul buka suara terkait sikap Rocky Gerung yang viral di media sosial belum lama ini.

Dia membela Puan Maharani dan Ganjar Pranowo yang disebut Rocky Gerung bodoh di mata milenial.

Ruhut Sitompul menyinggung Rocky Gerung ingin menaikkan elektabilitas Partai Demokrat (PD) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: Serangan Ruhut PDIP ke Faisal Basri Keras Bos! Ngaca Dong, Jangan Terlalu Dungu

"Milenial itu ibarat kertas putih, bersih, jadi nggak pernah mereka mau ngikutin Rocky Gerung yang kerjanya ngehina-hina orang, yang akhirnya sekarang dia hidupnya terhina. Jadi sudahlah, milenial itu ibarat pria jatuhnya, hatinya selembut salju," kata Ruhut dikutip GenPI.co, Selasa (19/10)

Ruhut Sitompul merupakan politikus yang sempat menjadi elite di Partai Demokrat.

Ruhut menyebut Rocky Gerung masuk menjadi bagian Partai Demokrat.

"Rocky Gerung itu, sejak aku tinggalkan (Partai Demokrat), baru masuk Demokrat," ujarnya.

Sejurus kemudian, Ruhut mengatakan Rocky Gerung juga sebelumnya pernah masuk ke salah satu partai politik sebelum gabung Partai Demokrat. Namun, saat masih aktif di Demokrat, Ruhut tak pernah melihat Rocky Gerung.

Baca Juga: Celetukan Ruhut untuk Gabenar: Masih Saja Berbohong Dasar Tukang Bohong!

"Dulu antipartai politik, tapi tahunya, dulu juga kader loh di salah satu partai, yang aku tahu dia di partainya Pak Syahrir almarhum, iparnya Pak LBP, suami Ibu Kartini, dia kader di situ. Sudah itu mulailah congor-nya seolah-olah tokoh independen, betul nggak?" ucap Ruhut.

Diketahui sebelumnya, Rocky Gerung kembali menuai kontroversi dengan mengatakan ada sejumlah kekonyolan dalam dunia perpolitikan Indonesia, khususnya terkait calon presiden di 2024.

Salah satunya berupaya menaikkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani yang dinilai merupakan hal konyol.

Hal itu disampaikan Rocky Gerung dalam 'Memprediksi Kemunculan Capres Ala Pembagian Wilayah Penanganan Covid (Jawa Bali - Non Jawa Bali)' yang digelar KedaiKOPI, Jumat (15/10/2021).

Rocky Gerung mulanya bicara soal perbincangannya dengan kaum milenial di Indonesia dan beberapa negara.Dia mengatakan para kaum milenial itu heran atas isu-isu politik yang ramai di Indonesia.

Baca Juga: Kena Semprot Loyalis Jokowi, Rocky Gerung Disebut Bermental Kolonialisme

"Saya berdiskusi dengan kaum milenial. Mereka mendengar kekonyolan-kekonyolan dalam politik kita, banteng vs celeng. Dia bingung," katanya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini