Singgung Penampilan Putri Candrawathi, Tante Brigadir J: Gayanya Kayak Kondangan Nenteng Tas Super Mewah

Singgung Penampilan Putri Candrawathi, Tante Brigadir J: Gayanya Kayak Kondangan Nenteng Tas Super Mewah Kredit Foto: Istimewa

Tante Brigadir J, Roslin Simanjuntak menyoroti penampilan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi yang tampil cantik seperti orang hendak mendatangi pesta dengan memakai tas mewah.

“Ini lancar-lancar aja dengan gayanya kayak kondangan ya menenteng tas gaya super mewah,” tuturnya.

Tak hanya itu, keluarga Brigadir J juga meminta agar pihak kepolisian tetap adil untuk menahan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tersangka pembunuhan Brigadir J.

Ia menilai alasan kemanusiaan seperti pertimbangan memiliki anak kecil dan kondisi kesehatan yang belum stabil merupakan alasan yang tak sesuai.

Baca Juga: Astaganaga! Ungkap Pertemuan Ferdy Sambo dengan Para Ajudannya, Komnas HAM: Perjumpaan Itu Ternyata Menentukan...

“Alasan kurang sehat, tapi kemarin waktu rekonstruksi itu dia kami lihat sehat-sehat saja, dia banyak bercerita menerangkan sana-sini dimana kurang sehatnya ya,” ujarnya dilansir dari Youtube tvOneNewas, Sabtu (3/9/2022).

“Ngomong sama suaminya baik-baik saja, kita kan kalau orang kurang sehat itu nampak dari wajah dari cara berjalannya pasti nampak,” tuturnya.

Baca Juga: Mahfud MD Bakal Laku dalam Pilpres 2024, Berkah dari Kasus Ferdy Sambo?

Ia merasa heran dengan alasan pertimbangan Putri Candrawathi memiliki anak kecil, yang dianggap perlu dicek lebih dalam apakah memang taka da orang lain yang bisa merawat anaknya.

“Itu jangan dibuat alasan itu, anak-kan bisa diurus kakek neneknya,” lanjutnya.

Diketahui, Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis mengungkapkan penyidik menyetujui permohonan agar kliennya tak ditahan. Arman mengatakan alasan disetujui karena atas dasar pertimbangan kemanusiaan. Namun, Putri tetap diharuskan melakukan wajib lapor dua kali dalam seminggu.

Baca Juga: Dilaporkan soal Berita Bohong Putri Candrawathi Ada Hubungan dengan Kuat Ma'ruf, Deolipa: Sama Kayak Komnas HAM, Saya Kan Cuma Menduga

"Alhamdulillah penyidik mempertimbangkan hal-hal terkait kemanusiaan ya. Sehingga penyidik mengabulkan, tetapi diminta untuk diberikan wajib lapor dua kali seminggu," tutur Arman di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2022).

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover