Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei untuk menguji seberapa besar dukungan masyarakat terhadap Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan jika keduanya bersaing dalam pemilihan presiden.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani memaparkan, dari hasil survei lembaganya dapat diketahui bahwa Ganjar akan menang telak jika hanya bersaing dengan Anies di Pilpres. Selisih suara diantara keduanya pun mencapai lebih dari 20 persen.
"Anies mendapat 32,6 persen suara, sementara Ganjar mendapat 56,4 persen suara, masih ada 11 persen yang tidak tahu, artinya Ganjar sudah mendapat lebih dari 50 persen," kata Deni saat merilis hasil survei SMRC melalui siaran YouTube, Kamis (8/9/2022).
Deni mengatakan bahwa selisih angka diantara kedua tokoh tersebut sangat signifikan. Ia meyakini betul Ganjar akan terpilih jadi presiden jika pemilihan itu dilakukan saat ini.
"Itu siginifikan, sehingga meyakinkan apabila pemilu diadakan ketika survei dilakukan Ganjar kemungkinan besar akan menang jika melawan Anies," ujarnya.
Sebelumnya, SMRC juga melakukan simulasi terhadap tiga nama dengan menambah sosok Prabowo Subianto. Anies berhasil menyerap 11 persen suara Prabowo saat simulasi itu hanya berlangsung dua nama.
"Anies pada simulasi tiga nama 21,7 persen dan ketika Prabowo tidak bersaing menjadi 32,6 persen, itu artinya sekitar 11 persen suara Prabowo yang bisa diserap oleh Anies," tukasnya.
Baca Juga: Tegas Tolak Kenaikan BBM, PKS: Kasihan dan Sangat Memberatkan Masyarakat! Pemerintah Sudah Hilang...
Sementara, Ganjar Pranowo juga berhasil menyerap suara Prabowo sekitar 12 persen saat simulasi dua nama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Anies dan Ganjar punya daya serap yang baik terhadap pemilih Prabowo.
"Sama lah kira-kira daya serap kedua tokoh ini ketika Prabowo tidak ikut bersaing di dalam putaran kedua, Artinya Ganjar ternyata punya daya tarik yang cukup besar juga pada pemilih Prabowo, tidak ada resistensi yang besar, bagaimana mungkin diperkirakan banyak orang," jelasnya.
Baca Juga: Gegara Kenaikan Harga BBM, PKS Ingatkan Pemerintah: Ancaman PHK di Depan Mata!
Adapun, survei dari lembaga SMRC ini dilakukan selama 5 sampai 13 Agustus 2022, dengan teknik wawancara di lapangan terhdap 1053 responden. Hasil survei ini memiliki margin of error kurang lebih 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.