Demokrat DKI Dukung AHY Duet Dengan Anies di Pilpres, Gak Perduli Walau Pernah Dikalahkan di Pilgub!

Demokrat DKI Dukung AHY Duet Dengan Anies di Pilpres, Gak Perduli Walau Pernah Dikalahkan di Pilgub! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

DPD Partai Demokrat DKI Jakarta mendorong Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024. Usulan itu merupakan aspirasi kader Demokrat yang ada di wilayah DKI.

"Saya harus sampaikan itu, politik itu kan juga perlu kejujuran, politik itu kan harus aspiratif. Secara random saya tanya, 'lo mau siapa' dan rata-rata di DKI maunya Anies-AHY atau AHY-Anies," kata Ketua DPD Demokrat DKI Mujiono, di Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2022).

Baca Juga: Politisi Gerindra Sanjung Gubernur DKI Jakarta: Jokowi Dipilih Karena Merakyat, Anies Dipilih Karena Kinerja

Terkait pengusulan itu, Mujiono mengatakan bahwa Anies lebih cocok untuk diposisikan sebagai cawapres. Sementara AHY sebagai pemilik kendaraan politik berposisi sebagai capres.

"Kalau di Demokrat harus AHY-Anies dong, kan kami punya kendaraan, kan yang punya STNK atas nama kami," ujarnya.

Baca Juga: Batal Gelar Laga Timnas di JIS, Area Parkir Hingga Pintu Masuk Disorot, PSSI Beri Alasan Menohok: Stadionnya Tidak Layak!

Selain aspirasi kader, dipilihnya Anies untuk berpasangan dengan AHY karena dinilai punya peluang menang yang lebih besar. Pihaknya juga masih berupaya agar pasangan AHY-Anies mendapat dukungan dari partai lain.

"Kalau saya kan bagaimana memenangkan DKI, dan seluruh potensi yang ada termasuk wacana koalisi saya harus cari yang peluangnya kira-kira besar," tukasnya.

Baca Juga: Survei SMRC Anies Peluang Menang Jika Lawan Prabowo di Pilpres, Taufik Gerindra: Saran Saya Partai Itu Ngusung...

Mujiono menyebut tak masalah sekalipun Anies pernah mengalahkan AHY di Pilgub DKI. Menurutnya tidak ada teman yang abadi dalam politik, perbedaan bisa disatukan karena adanya kesamaan visi.

"Itu kan politik, dinamika masa lalu. Politik gak boleh baperan, politik itu kan gada teman yang abadi, kepentingan dan kesamaan visi yang kemudian yang membuat parpol menyatu," jelasnya.

Terkait

Terkini