Kuasa hukum Bripka Ricky Rizal, Erman Umar menyebut kliennya sempat ketakutan sehingga mengikuti skenario yang dirancang Irjen Ferdy Sambo soal kematian Brigadir J.
Adapun skenario itu, yakni tewasnya Brigadir J karen insiden tembak menembak dengan Richard Eliezer atau Bharada E.
"Bukan (Diancam Ferdy Sambo), dia (Bripka RR) takut," kata pengacara Erman kepada wartawan, Jumat (9/9).
Baca Juga: Terkuak! Gegara Pesan ini Bripka RR Langsung Nangis Saat Ditemui Istri, Bikin Suasana Jadi Sendu
Erman menambahkan saat Bripka Ricky Rizal dikunjungi keluarganya, kliennya itu mulai berani berkata sesungguhnya soal pembunuhan Brigadir J.
"Keluarganya masuk sudah mulai berani dia (Bripka RR). Dia (keluarga) yakin bahwa anaknya atau suaminya enggak mungkin seperti itu," ujar Erman.
Baca Juga: Ya Allah... Imbas Ulah Ferdy Sambo, Bripka RR Pasrah dan Terima Apa Pun Putusan Sidang Etik Terkait Kasus Brigadir J
Erman pun meyakini kliennya seharusnya tidak ditetapkan sebagai tersangka karena tak memiliki niat jahat ikut rencana membunuh Brigadir J.
"Kalau menurut saya, posisi klien saya pantasnya sebagai saksi, dia tidak punya mens rea (niat jahat), disuruh nembak tidak berani dia," kata Erman kepada wartawan, Kamis (8/9).
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.