Utak Atik Nama Kota Tua, Anies Baswedan Kena Semprot Seada-adanya Sama Ketua DPRD: Sudah Mau Lengser, Nggak Boleh Bikin Kebijakan Strategis!

Utak Atik Nama Kota Tua, Anies Baswedan Kena Semprot Seada-adanya Sama Ketua DPRD: Sudah Mau Lengser, Nggak Boleh Bikin Kebijakan Strategis! Kredit Foto: Instagram/Prasetyo Edi Marsudi

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengecam keras langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mau mengembalikan nama kawasan wisata Kota Tua menjadi Batavia, nama yang dipakai pada masa lampau saat Jakarta masih diduki penjahan Belanda. kreasi Kota Tua menjadi Batavia.

Pras sapaan akrab Prasetio menyebut sekrang ini Anies sudah tidak boleh lagi membuat kebijakan strategis sebab eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bakal purna tugas di Jakarta dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga: Beber Data Pribadi Tito Karnavian, Hacker Bjorka Blak-blakan Ungkap Omongin Ferdy Sambo, Ternyata Oh Ternyata…

"Kan belum diputuskan (nama Batavia), tapi (rapat paripurna) besok tuh salah satu yang kita putuskan bahwasanya tidak boleh ada lagi kebijakan yang strategis yang diambil oleh Anies," kata Prasetyo kepada wartawan, Senin (12/9/2022).

Sampai saat ini, Anies memang belum membuat peresmian terkait dengan nama baru tersebut. Sehingga Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak punya waktu lagi untuk benar-benar merubah nama Kota Tua menjadi Batavia.

"Enggak boleh (ganti nama Kota Tua menjadi Batavia)," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan merubah nama Kota Tua menjadi Batavia. Hal itu disampaikan saat Anies resmikan pembukaan kembali kawasan Kota Tua setelah direvitalisasi.

"Jadi ini adalah pembukaan kembali Kota Tua Jakarta. Kawasan Kota Tua ini kita namai kawasan Batavia sebagaimana nama aslinya dulu," kata Anies, Sabtu (10/9/2022).

Anies menjelaskan bahwa nama Batavia dipilih karena mencerminkan masa lalu, tapi dengan konsep masa depan. Ia kemudian menyinggung soal lokasi pedestrian yang saat ini semakin luas guna mendukung zona rendah emisi.

Baca Juga: Kerasukan Hantu VOC, Kelakuan Anies Baswedan Semakin Nggak Masuk Akal, Siap-siap Aja Nama Indonesia Bakal Diganti Jadi Hindia-Belanda!

"Kota Tua dibangun sebagai kawasan pejalan kaki yang luas sekali. Warga datang ke sini bisa menikmati perjalanan-perjalanan kota ini lintas waktu. Hampir 400 tahun keberadaan tempat ini, bangunan-bangunannya berusia cukup panjang. Jadi, perjalanan ke sini adalah sebuah perjalanan merasakan masa lalu, tapi konsepnya konsep modern," kata Anies.

Baca Juga: Reuni 212 Nggak Digelar di Monas Tapi di Masjid At-Tin, Begini Penjelasan Tangan Kanan Habib Rizieq, Simak Baik-baik!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover