Bripka RR Abis Buka Sepatu, Masuk Rumah Udah Syok! Bharada E Posisi Siap Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Ngomong...

Bripka RR Abis Buka Sepatu, Masuk Rumah Udah Syok! Bharada E Posisi Siap Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Ngomong... Kredit Foto: YouTube/POLRI TV RADIO

Kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar, mengatakan kalau saat Brigadir J, Kuat Maruf, Bripka RR dan Susi  sampai di rumah Saguling, Putri Candrawathi mengajak ke rumah dinas di Duren Tiga.

Bripka RR yang menyetir mobil, lalu disampingnya ada Brigadir J yang turut duduk di depan. Setelah sampai, semuanya sudah turun dari mobil, kecuali Brigadir Joshua dan RR.

Baca Juga: Bikin Rekening Atas Nama Bripka RR, Ternyata Oh Ternyata... Ini Motif Nyonya Putri Candrawathi, Intip Nih Saldonya Berapa!

Kemudian Kuat memberitahu kalau keduanya dipanggil Ferdy Sambo. Bripka RR dan Brigadir J langsung naik ke lantai atas beriringan juga dengan Kuat Ma’ruf.  Diketahui, kalau kebiasaan di rumah Duren Tiga itu semuanya harus lepas sepatu atau sandal saat masuk, tapi saat itu RR memakai sepatu.

“Kebiasaan di rumah Duren Tiga itu, semua sol sepatu, sendal itu dibuka. Kebetulan Joshua dengan Kuat sejak di Magelang pakai sendal, sementara Ricky pakai sepatu. Jadi ada masa waktunya mau masuk, si Ricky lepas sepatu,” kata Erman dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (13/9/22).

Baca Juga: Ferdy Sambo Bisa Saja Lolos dari Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kalau-kalau Dinyatakan Gila? Begini Penjelasannya!

Setelah Bripka RR masuk di ruang tengah, sudah mendapati Bharada E dalam posisi ingin menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.

“Pada saat kejadian itu, sudah masuk di ruang tengah, posisi sudah siap tembak saudara Richard, ‘tembak-tembak’ itu kata Sambo yang dia (RR) dengar,” ucapnya.

Baca Juga: Diungkap Bharada E, Dibantah Telak Ferdy Sambo! Soal Penembak Terakhir Brigadir J Jadi Misteri, Biar Diuji Di...

Bripka RR syok dengan kejadian penembakan itu, mengingat ia pernah diminta juga untuk menembak Brigadir J namun menolak.

“Walaupun RR pernah diminta tapi kan dia menolak di Saguling. Walaupun dia minta panggilin Richard, paling tidak ada klarifikasi dulu, itu yang dipikirkan dia gitu. Dia (RR) tidak nyangka sampai di rumah dinas itu dilakukan,” katanya.

“Setelah beberapa tembakan itu, ada HP (telepon) masuk, mungkin karena bunyi tembakan ada ajudan-ajudan di luar, nanya kepada RR ‘ada apa’, kemudian ada jeda lagi dia berbalik arah mundur untuk menyampaikan jika ada kejadian penembakan, tapi ternyata dia gak melihat, si RR nya mungkin lagi dihalaman jauh atau di tetangga posisi di taman tidak tahu persis kemudian dia berbalik lagi,” sambungnya.

Baca Juga: Muncul-muncul Farhat Abbas Malah Bilang Ferdy Sambo Pahlawan, Sudutin Brigadir J: Kalau Jadi Ajudan, Jangan Jadi Pengkhianat...

“Setelah dia berbalik lagi, dia melihat pak Sambo menembak-nembak dinding, menembak ke arah TV, ke arah tangga. Tapi dia tidak melihat pak Sambo menembak Joshua,” tuturnya.

Baca Juga: Takut Bobo Lagi Dipenjara, Habib Rizieq Ogah Ikut-Ikutan Demo: Kalau Dipenjara, Saya Gak Bisa Kumpul Sama Ummat!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover