Kasus Ferdy Sambo Disebut Rumit, Bayangin Aja 90 Lebih Anggota Polisi Keseret, Rusaknya TKP, Barang Bukti Belum Lengkap, CCTV...

Kasus Ferdy Sambo Disebut Rumit, Bayangin Aja 90 Lebih Anggota Polisi Keseret, Rusaknya TKP, Barang Bukti Belum Lengkap, CCTV... Kredit Foto: ISTIMEWA

Kasus pembunuhan yang melibatkan nama eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo masih terus berlanjut. Ia sendiri menjadi aktor utama dalam tragedi penembakan Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Di sisi lain, kasus pembunuhan berencana yang didalangi oleh Ferdy Sambo terhadap ajudannya Brigadir J sangat rumit. Pasalnya, banyak obstraction of justice atau upaya penghalangan proses hukum dalam yang dilakukan Ferdy Sambo sebagai aktor utama.

Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo Menjadi Sorotan Tajam, Gatot Nurmantyo Blak-blakan: Ada Pertempuran Antara Polisi Bajingan dengan Polisi...

Hal itu dinyatakan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. Menurutnya, untuk menghalangi proses hukum terhadapnya dan memuluskan skenario palsu baku tembak yang dirancang Ferdy Sambo, sebanyak 90 lebih anggota polisi terseret. Beberapa di antaranya terancam pidana dan dipecat dari Polri.

"Iya ini akan rumit menurut saya. Jangan mengganggap ini mudah saja, enggak. Menurut saya rumit," ujar Taufan pada Kamis (15/9/2022).

Baca Juga: Coba Diingat-ingat, Banyak Dugaan Suap Lho di Kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin: Yang Sembunyi di Belakang Kulkas Saja Dapat 500 Juta...

Taufan menilai bahwa kerumitan terjadi lantaran obstraction of justice yang dilakukan Ferdy Sambo.

Itu semua dapat dilihat dari beberapa bukti, di antaranya rusaknya tempat kejadian perkara (TKP), hilangnya sejumlah barang bukti seperti telepon genggam milik pihak yang terkait dalam kasus ini. Kemudian CCTV di TKP yang belum diketahui keberadaannya.

Belum lagi, temuan Komnas HAM terdapat keterangan berbeda antara Bharada E dan Ferdy Sambo. Disebutkan Bharada E mengaku selain dirinya, Ferdy Sambo juga ikut menembak Brigadir J.

Baca Juga: Putri Candrawathi Sampai Teriak 'Tolong'! Paha, Kemaluan, Ampe Payudara Juga Dipegang Brigadir J, Gimana Gak Kaget! Eh... Beneran Gak Si?

Namun keterangan itu dibantah mantan Kadiv Propam Polri tersebut. Ferdy Sambo mengaku hanya memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Lebih lanjut, hal itu juga menjadi rumit lantan pengakuan terbaru Bripka Ricky Rizal yang juga tersangka.

"Artinya, hanya ada satu keterangan dari yang namanya Richard (Bharada E), yang mengakui Sambo menembak. Satu lagi keterangan dari Sambo yang menembak hanya Richard," pungkasnya.

Baca Juga: Muncul-muncul Farhat Abbas Malah Bilang Ferdy Sambo Pahlawan, Sudutin Brigadir J: Kalau Jadi Ajudan, Jangan Jadi Pengkhianat...

Dalam kasus tersebut, dia juga melibatkan anak buahnya untuk turut terlibat sebagai eksekutor Brigadir J. Sebagaimana diketahui, setidaknya nama-nama seperti, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR, Bharada E dan Kuat Ma`ruf sudah ditetapkan Polri sebagai tersangka.

Kelima tersangka pun sudah menjalani berbagai macam proses hukum dalam penyelidikan.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover