Sebut TNI Seperti Gerombolan, Effendi Simbolon ‘Digas’ Prabowo Subianto: Bikin Pusing Aja, Berani-berani Kau ya!

Sebut TNI Seperti Gerombolan, Effendi Simbolon ‘Digas’ Prabowo Subianto: Bikin Pusing Aja, Berani-berani Kau ya! Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, langsung bereaksi di depan Effendi Simbolon yang telah menyebut bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) seperti gerombolan, bahkan melebihi organisasi masyarakat (ormas).

Hal itu disampaikan oleh Prabowo Subianto saat dirinya menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI.

Baca Juga: Jadi ‘Bendahara’ Polri, Ferdy Sambo Punya Kuasa Besar Gegara Banyak Uang: ‘Kakak Asuh’ Juga Bisa Dia Kendalikan!

Dalam video terekam yang diunggah oleh pengguna akun TikTok @suc_militer, tampak para legislator sedang menyalami Prabowo.

Saat giliran Effendi, mantan Danjen Kopassus tersebut memberikan teguran kepadanya dengan nada guyonan.

“Bikin pusing aku aja,” ucap Prabowo sambil tos dengan Effendi yang kemudian disambut oleh tawa orang di sekitarnya, dikutip Populis.id dari postingan akun @suc_militer pada Jumat (16/9/2022).

Ketua Umum Partai Gerindra itu melanjutkan, “Berani-berani kau ya. Sekarang kau berani sama aku ya.”

Setelah ‘ditegur’, politisi PDIP itu pun terlihat ikut tertawa dan perlahan berjalan meninggalkan Prabowo.

Saat mengunggah video tersebut, pengguna akun @suc_militer menulis, “digas sama pak prabowo auto panik.”

Sementara itu, permasalahan soal omongan Effendi Simbolon mengenai TNI seperti gerombolan sendiri mulai mereda usai dirinya meminta maaf.

Baca Juga: Heboh Wacana Joko Widodo Jadi Cawapres 2024, Ketua Jokowi Mania Tegas Menolak: Mendingan Jokowi Dukung Habib Rizieq dan Anies

“Saya dari lubuk hati paling dalam, saya mohon maaf atas apa pun perkataan saya yang menyinggung, yang menyakiti, yang tidak nyaman, di hati para prajurit, siapa pun dia,” ucap Effendi pada Rabu (14/9/2022) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Dari tamtama, bintara, sampai perwira, bahkan sampai sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan perkataan diartikan lain. Kepada Panglima juga KSAD, KSAU, KSAL yang mungkin juga merasa hal kurang nyaman saya minta maaf,” sambungnya.

Baca Juga: Label Gereja Dicopot Para Pengungsi Setelah Terima Bantuan, Bupati Cianjur: Labelnya Terlalu Menonjol, Tidak Benar Itu!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover