Jadi Dalang Pembunuhan Berencana Brigadir J, Keputusan Pemecatan Tidak Hormat Ferdy Sambo Sudah Kebaca! Anggota DPR Ngomong Begini

Jadi Dalang Pembunuhan Berencana Brigadir J, Keputusan Pemecatan Tidak Hormat Ferdy Sambo Sudah Kebaca! Anggota DPR Ngomong Begini Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto menyebut pemecatan tidak hormat Ferdy Sambo dan beberapa perwira Polri lainnya telah mematahkan keraguan publik.

"Bisa meminimalisasi potensi munculnya berbagai hambatan dalam penyidikan kasus Duren Tiga, baik itu hambatan psikis, psikologis, maupun hambatan nyata yang bersifat obstruction of justice," katanya di Jakarta, Minggu (18/9/2022).

Baca Juga: Kelar Ferdy Sambo Dipecat dari Institusi Polri, Pengacara Brigadir J Minta Permohonan Lagi, Gak Main-main! Yang Terlibat Semuanya Harus...

Baca Juga: Soal Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra ke Rumah Brigadir J, IPW Bongkarin Kalau Itu Sering Dipakai Bos Perusahaan Eks Narapidana

Menurutnya, pemecatan Ferdy Sambo sudah bisa diprediksi lantaran jenderal bintang dua itu otak dari pembunuhan Brigadir J, sekaligus perekayasa kasus tersebut.

Dia lantas mengingatkan anggota Polri yang terlibat dalam upaya menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J harus mendapat sanksi etik yang tegas.

"Yang tidak kalah penting jangan sampai ada tebang pilih dan pandang bulu dalam penegakan disipilin dan etik ini," ucapnya.

Baca Juga: Minta ke Hakim, Surya Darmadi: Saya Enggak Bisa Bayar Gaji 20 Ribu Karyawan, Sudah Gak Bisa Tidur-tidur, Saya Mohon Pak... Tolong Pak...

Baca Juga: Ngenes Banget! Nggak Bakal Ada Simbolik Pemberhentian Ferdy Sambo, Surat PTDH Langsung Dikasih Gitu Aja

Sebanyak 10 personel Polri telah menjalani sidang etik terkait dengan kasus Brigadir J. Sanksi yang diberikan beragam, mulai pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH), mutasi bersifat demosi, hingga meminta maaf.

Dari 10 orang tersebut, lima dijatuhi sanksi PTDH, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Kombes Pol. Agus Nur Patria, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan AKBP Jerry Raymond Siagian.

Baca Juga: Isu Bisa Jabat Lagi Jadi Cawapres Semakin Kencang, Hati-hati Pak Jokowi... Menjerumuskan itu, Ntar Dibilang Tamak dan Rakus!

Baca Juga: Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Pengedar Sama Bandarnya Dihukum Mati! Selama Masih Ada Mereka, Mudah Sekali Untuk Memancing...

Tiga orang dijatuhi sanksi mutasi demosi selama 1 tahun, yakni AKP Dyah Chandrawathi, Bharada Sadam, dan Briptu Firman Dwi Ardiyanto. Sanksi demosi selama 2 tahun terhadap Brigadir Frillyan Fitri Rosadi. Sementara itu, AKBP Pujiyarto dijatuhi sanksi berupa permintaan maaf kepada institusi dan pimpinan Polri.

Baca Juga: Buntut Sebut Jokowi Firaun, Benarkah Gibran Datangi Rumah Cak Nun?

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover