Udah Deal Harga Habis Ditunjuk PC Bela Ferdy Sambo, Hotman Paris Auto Diamuk Istri dan Anak: Emang Bapak Kurang Duit?!

Udah Deal Harga Habis Ditunjuk PC Bela Ferdy Sambo, Hotman Paris Auto Diamuk Istri dan Anak: Emang Bapak Kurang Duit?! Kredit Foto: (Foto: YouTube/Hotman Paris Show)

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, kembali menceritakan soal pengalamannya saat diminta untuk mendampingi Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir J.

Hotman bahkan menyebut bahwa penunjukkan dirinya sebagai kuasa hukum Ferdy Sambo dilakukan atas permintaan Putri Candrawathi sendiri.

Baca Juga: Anies Baswedan Cs Mau Beli 100 Mobil Dinas Listrik, PKS: Ini Menjadi Alternatif di Tengah Krisis BBM

Hal itu disampaikan oleh Hotman saat mengisi bintang tamu podcast Deddy Corbuzier di kanal YouTube pribadinya baru-baru ini.

“Kasus Sambo, Irjen Pol Sambo melalui kuasa hukumnya minta saya jadi pengacaranya, katanya Ibu PC juga maunya Hotman Paris,” ungkapnya dikutip Populis.id dari kanal YouTube Deddy Corbuzier yang videonya diunggah pada Selasa (20/9/2022).

Hotman sendiri mengaku bahwa dirinya sempat menyetujui permintaan Putri untuk mendampingi Ferdy Sambo, bahkan mereka sudah menyepakati harganya.

Akan tetapi, aksi Hotman tersebut mendapat penolakan keras dari sang istri dan anak hingga membuatnya pusing.

Ia menyampaikan, “Jujur saya sudah sempat bilang iya (jadi pengacara Ferdy Sambo) dan harganya sudah disepakati, tapi sebelum itu saya enggak bisa tidur tiga hari.”

“Begitu saya bilang ke istri, istri saya ngamuk enggak boleh, begitu saya bilang si Frank (anak Hotman) dia ngamuk ‘emang bapak kurang duit?’. Saya pusing,” jelas Hotman.

Meski begitu, akhirnya Hotman Paris memutuskan untuk tidak mendampingi Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir J itu.

Baca Juga: Komnas HAM Sering Bikin Pernyataan Blunder, Pengacara Brigadir J Heran: Ini Seperti Lelucon Anak SD..

Hotman sendiri mengungkap bahwa dirinya sempat menyetujui untuk menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo karena awalnya menilai bahwa penembakan itu merupakan pembunuhan spontan, bukan berencana.

Terlebih, kasus yang melibatkan Ferdy Sambo itu merupakan kasus yang menjadi impian para pengacara untuk menaikkan namanya.

“Saya waktu itu mau (dampingi Sambo) karena saya sudah dapat data dari kuasa hukumnya seolah-olah ini bukan pembunuhan berencana tapi spontan,” pungkasnya.

Hotman menandaskan, “This is a dream case bagi pengacara karena mendapat perhatian nasional, nama kamu akan muncul setiap hari.”

Terkait

Terkini