Pendeta Gilbert Lumoindong menanggapi pernyataan pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, soal rohaniawan yang menikahkan Ferdy Sambo dengan perempuan yang kerap disebut ‘si cantik’.
Seperti yang diketahui, Kamaruddin mengaku bahwa dirinya telah mengonfirmasi soal pernikahan antara Ferdy Sambo dengan ‘si cantik’ kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Dirtipidum Brigjen Andi Rian Djajadi, dan Dirtipideksus Brigjen Whisnu Hermawan.
Baca Juga: NasDem Harus Segera Ikat Demokrat & PKS, Kalau Tidak Digondol Koalisi Lain
“Si cantik itu saya konfirmasi ke Kabareskrim, Dirtipidum dan Dirtipideksus, dibenarkan mereka telah menikah dan dinikahkan oleh rohaniwan,” kata Kamaruddin melalui YouTube Uya Kuya TV.
Ia kemudian meminta pihak kepolisian untuk menangkap rohaniawan yang menikahkan Ferdy Sambo dengan ‘si cantik’ tersebut.
Menanggapi hal itu, Pendeta Gilbert menekankan kalau Kamaruddin harus bisa membuktikan hal itu.
Ia mengaku menyetujui keinginan Kamaruddin jika rohaniawan itu memang terbukti menikahkan Ferdy Sambo dan ‘si cantik’.
“Intinya, saya setuju dengan Kamaruddin Simanjuntak kalau terbukti ada rohaniwan yang memberkati pernikahan di bawah tangan. Itu kan bertentangan dengan firman Tuhan,” kata Pendeta Gilbert.
Akan tetapi, Pendeta Gilbert juga mempertanyakan apakah Kamaruddin bersedia untuk bertanggung jawab dan ditangkap jika apa yang disampaikannya itu tidak benar.
Apalagi saat ini Ferdy Sambo sedang terjerat kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J juga.
Ia mengatakan, “Inikan isu yang berbahaya, Kamaruddin harus bertanggung jawab.”
“Tiba-tiba, di tengah situasi seperti itu masih juga menebarkan isu yang miring. Nah ini, siap enggak Kamaruddin ditangkap? Itu pandangan saya,” lanjutnya.
Sebagai pengacara, Pendeta Gilbert merasa seharusnya Kamruddin memiliki bukti mengenai ucapannya, tidak hanya membuat gaduh sehingga jatuhnya menebar hoaks.
“Saya setuju kalau memang terbukti benar, memang harus ditangkap rohaniwannya. Tetapi kalau tidak benar, ini cuman isu, ya Kamaruddin juga harus diproses karena menebarkan hoaks,” tegas Pendeta Gilbert.
Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.