Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang praktisi rekayasa industri yang bernama Sri Wahyu Purwanto memberikan kritikan pedas kepada Anies Baswedan.
Awalnya, ia menjawab sebuah komentar dari pengguna akun TikTok @asnawirealme yang bertanya apakah Purwanto lebih baik dari Anies hingga bisa memberikan kritik kepadanya.
Baca Juga: Telak! Buntut Duduk Bareng Luhut, Rocky Gerung Disindir Telak: Jinak di Depan Opung!
Setelah itu, dia menjawab kalau dirinya merupakan exact engineering sehingga terbiasa tidak berbohong, tidak seperti Anies yang menurutnya tukang bohong.
“Yaiyalah. Gua enggak mau disamakan sama Anies. Gue itu orang exact engineer, nggak mau bohong. Kerjaan gue tuh engineering, jadi kalau salah itu berbahaya,” ucapnya dikutip Populis.id dari postingan akun TikTok @sriwahyupurwanto pada Rabu (21/9/2022).
Ia menambahkan, “Lah Anies itu tukang bohong. DP nol, bohong, OK-OCE bohong, sumur resapan enggak masuk akal lagi. Katanya kalau Pak Prabowo maju jadi presiden, dia enggak mau jadi presiden, enggak akan maju, ternyata dia (Anies) maju.”
Oleh karena itu, ia tidak mau disamakan dengan Anies karena menurutnya Gubernur DKI Jakarta itu tidak bermanfaat untuknya. Pria itu bahkan menyinggung soal Yaman.
Purwanto menyampaikan, “Apa-apaan, gue yang enggak mau disamakan Anies. Dia enggak bermanfaat sama gua. Lebih bermanfaat Aseng bagi gua. Gua sama aseng dapet duit, ama Yaman gua enggak pernah dapet duit. Apa yang dapat dipelajari dari Yaman, enggak ada. Teknologi Yaman apa yang maju? Enggak ada. Orang Yaman yang maju teknologinya mana? Enggak ada.”
“Kalau Cina, lu tahu nggak Cina tuh dengan bisnis kelapa sawitnya tuh udah menyediakan lapangan pekerjaan sekitar 12,4 juta. Itu dari bisnis kelapa sawit, belum rokok, belum Indofood, belum lain-lain. Yang bermanfaat buat gue itu Cina, bukan Yaman, apalagi Anies Baswedan, tukang bohong, ngomongnya mencla-mencle,” lanjutnya.
Setelah itu, ia kembali menekankan kalau dirinya tidak sudi dibanding-bandingkan dengan Anies Baswedan.
“Ogah gua dibandingin (sama) dia, enggak mau gua dibanding-bandingin dia. Gua orang exact, dia bukan. Ya mohon maaf, kalau orang exact itu terbiasa jujur. Kalau enggak jujur, pabriknya meledak. Tak sudi aku dibanding-bandingkan,” tuturnya.
“Jelas enggak mau gua, gua lebih tinggi daripada Anies Baswedan. Anies Baswedan kan biasa menjuluki orang-orang kita pribumi tuh ahwal. Gua juluki dia ahwal juga, lebih rendah lagi ah,” pungkasnya menandaskan.