Kamaruddin: Gak Selesai-selesai Kasus Ini Sudah 3 Bulan! Ayah Brigadir J Sudah Lelah, Apalagi Fitnah yang Berkembang...

Kamaruddin: Gak Selesai-selesai Kasus Ini Sudah 3 Bulan! Ayah Brigadir J Sudah Lelah, Apalagi Fitnah yang Berkembang... Kredit Foto: Taufik Idharudin

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak mengatakan kalau penanganan hukum kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J) berjalan macam siput alias lamban.

Keluarga Brigadir J, sudah merasa lelah dan pasrah menanti hukuman terhadap para tersangka dalam kasus pembunuhan yang terjadi di rumah dinas mantan Kadiv Propam  Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga 46 Jakarta Selatan (Jaksel) itu. 

“Tidak selesai-selesai kasus ini sudah tiga bulan. Dan masih saja narasi yang berkembang saat ini berupa fitnah-fitnah terhadap almarhum Joshua. Kondisi itu membuat keluarga lelah. Pak Samuel (ayah Brigadir J) merasa lelah dan jenuh dengan kasus pembunuhan anaknya ini,” kata Kamaruddin kepada wartawan via sambungan telefon, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Alamak! Pengacara Brigadir J Kasih Kalimat Menohok ke Putri Candrawathi, Dikatain Ngehalu Pengen Diperkosa Pemuda Ganteng

Kamaruddin mengatakan, kasus tersebut, sudah terlalu lama terekspos di publik lewat pemberitaan. Namun tak kunjung juga naik sidang. Dalam banyak pemberitaan, pun kata Kamaruddin, terjadi ragam informasi manipulatif dari lembaga-lembaga resmi yang memojokkan Brigadir J.

Hal tersebut kata Kamuruddin membuat Keluarga Brigadir J di Muaro Jambi, merasa sedih lantaran tak ada keberpihakan terhadap korban. Keluarga Brigadir J menilai masih banyak fitnah-fitnah kepada anaknya yang sudah dibunuh.

Baca Juga: Pendeta ini Setuju Rohaniawan Berkati Pernikahan Ferdy Sambo dan Si Cantik Diringkus, Tapi Kalau Gak Kebukti, Kamaruddin Siap Ditangkap?

Paling keji, kata Kamaruddin, terkait dengan penilaian yang masih melekat atas hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), dan Komnas Perempuan. Dua komnas tersebut menduga pembunuhan terjadi atas dasar peristiwa kekerasan seksual, atau pemerkosaan yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi Sambo, istri dari Ferdy Sambo.  Kesimpulan Komnas HAM, dan Komnas Perempuan itu menyakitkan bagi keluarga Brigadir J.

Menurut Kamaruddin, kesimpulan dua komnas tersebut, pun potensial cacat. karena cuma mengambil, dan merumuskan kesimpulan tentang adanya perbuatan asusila itu, hanya dari pengakuan Putri Sambo.

“Jadi saya mau bilang, dia itu (Putri Sambo) hanya mengkhayal saja diperkosa. Mungkin karena dia melihat Joshua (Brigadir J) ini masih muda dan ganteng, jadi dia memang ingin diperkosa. Dan lembaga-lembaga ini (Komnas HAM dan Komnas Perempuan), sudah tidak waras menjadikan khayalan itu sebagai fakta,” kata Kamaruddin.

Baca Juga: Sempat Terima Tawaran dari Ferdy Sambo, Hotman Paris Ngaku Gak Bisa Tidur 3 Hari! Pas Bilang ke Istri Auto Diamuk

Sayangnya, kesimpulan itu telah memunculkan tekanan psikologis terhadap Keluarga Brigadir J. Karena setelah kehilangan anaknya dengan cara dibunuh. Pun setelah pembunuhan, adanya tudingan melakukan pemerkosaan.

“Bagi ayah almarhum Joshua (Samuel Hutabarat), dia sudah merasa putus asa. Jenuh ngikutin beritanya. Anaknya sudah dibunuh, dituduh memperkosa,” begitu kata Kamaruddin.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini