Habis Dipecat dari Polri, KPK Baru Buka Suara Soal Dugaan Suap yang Dilakukan Ferdy Sambo di Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ini Katanya

Habis Dipecat dari Polri, KPK Baru Buka Suara Soal Dugaan Suap yang Dilakukan Ferdy Sambo di Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ini Katanya Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, dugaan suap yang dilakukan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J belum ada temuan. 

Hal ini disampaikan dan ungkap oleh KPK setelah Mabes Polri telah memecat Ferdy Sambo secara tidak hormat. KPK berbicara soal aduan publik atas dugaan tindak kejahatan korupsi yang dituduhkan pada Ferdy Sambo.

"Kami (KPK) hanya ingin menjelaskan, artinya kalau kemudian laporan (dugaan korupsi Ferdy Sambo) itu diarsipkan, itu maksudnya adalah sejauh ini memang kemudian belum ditemukan adanya peristiwa pidana. Belum ditemukan perbuatan-perbuatan yang mengarah ke pidana," katanya yang dikutip pada Rabu (21/9/2022).

 Baca Juga: Kamaruddin: Gak Selesai-selesai Kasus Ini Sudah 3 Bulan! Ayah Brigadir J Sudah Lelah, Apalagi Fitnah yang Berkembang...

Kata dia, tidak menutup kemungkinan bisa dibuka kembali jika memang ada informasi baru atas dugaan tersebut.

"Diarsipkan itu (soal laporan tentang Ferdy Sambo) artinya tidak ditutup, tidak selesai. Ketika kemudian ada informasi baru, ya pasti kemudian kami verifikasi ulang, kami telaah ulang, kami pengayaan informasi ulang," ujarnya.

Baca Juga: Resmi Dipecat, Ferdy Sambo Gak Pasrah! Lihat Nih, Dia Bakal Lawan dengan Cara Ini

Diketahui, KPK menerima aduan Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) melaporkan Ferdy Sambo terkait dugaan suap dalam penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana kepada Brigadir J. 

Koordinator TAMPAK, Roberth Keytimu menyebut adanya dugaan itu dari munculnya stetment dari staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berada di kantor Kadiv Propam Mabes Polri.

Baca Juga: Pendeta ini Setuju Rohaniawan Berkati Pernikahan Ferdy Sambo dan Si Cantik Diringkus, Tapi Kalau Gak Kebukti, Kamaruddin Siap Ditangkap?

Staf LPSK Ketika itu mengatakan hendak diberi dua amplop dengan ketebalan masing-masing satu sentimeter. Pihak yang akan memberi amplop tersebut mengatakan jika dua barang tersebut adalah titip Ferdy Sambo. Namun, amplop 'titipan bapak' tersebut tidak sampai diterima oleh staf LPSK. 

 Baca Juga: Sempat Terima Tawaran dari Ferdy Sambo, Hotman Paris Ngaku Gak Bisa Tidur 3 Hari! Pas Bilang ke Istri Auto Diamuk

Kemudia dugaan lainnya adalah dugaan pemberian hadiah atau janji dari Ferdy Sambo. Pemberian janji tersebut diungkap para tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, di antaranya adalah Bharada E, Bripka RR, serta Kuat Ma'ruf. 

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini