Simak Baik-baik, Djarot Tegaskan Wacana Amendemen Perpanjangan Masa Jabatan Presiden atau Presiden 3 Periode Adalah Hoaks

Simak Baik-baik, Djarot Tegaskan Wacana Amendemen Perpanjangan Masa Jabatan Presiden atau Presiden 3 Periode Adalah Hoaks Kredit Foto: Instagram/Djarot Saiful Hidayat

Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Djarot Syaiful Hidayat, memastikan soal wacana amendemen UUD 1945 terkait dengan penambahan masa jabatan Presiden ataupun Presiden tiga periode.

Hal itu merupakan salah satu kesimpulan kajian Pokok-pokok haluan negara (PPHN) yang diserahkan kepada KPU dalam agenda kunjungan ke kantor KPU, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

"Perlu kami sampaikan bahwa badan pengkajian MPR tidak pernah, tidak pernah membicarakan atau mewacanakan amendemen UUD 1945 terkait dengan masa jabatan Presiden atau Presiden 3 periode," katanya usai pertemuan tertutup dengan Ketua KPU Hasyim Asyari di kantor KPU.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, Badan Pengkajian MPR tetap konsisten melaksanakan ajaran konstitusi negara. Karenanya, wacana-wacana yang berkembang terkait upaya merevisi masa jabatan Presiden tidak pernah ada di Badan Pengkajian MPR.

"Jadi kita di Badan Pengkajian fokus untuk melaksanakan konstitusi negara. Sehingga kalau di masa lalu ada berbagai macam informasi yang berkembang di sana sini itu semua hoaks. Karena yang berhak untuk mengubah UUD '45 itu hanya MPR," tegas Djarot.

Baca Juga: Keluarga Brigadir J Nggak Jadi Nyerah? Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Fakta Menakjubkan, Siap-siap Ferdy Sambo...

Karena itu, dia mengaku telah menyampaikan kepada KPU agar Pemilu 2024 tetap harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini