Nggak Disangka Gegara Kasus Ferdy Sambo, Vladimir Putin dan Joe Biden Nggak Mau Hadiri KTT G20 di Bali?

Nggak Disangka Gegara Kasus Ferdy Sambo, Vladimir Putin dan Joe Biden Nggak Mau Hadiri KTT G20 di Bali? Kredit Foto: AP Photo

Pengamat Politik, Rocky Gerung, menyorot tajam kasus pembunuhan berencana terhadap Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo. Ia menduga, karena adanya kasus Ferdy Sambo ini para petinggi negara seperti Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden Amerika Serikat Joe Biden, batal datang ke Indonesia dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, November 2022 mendatang.

Awalnya Rocky Gerung mengklaim ada upaya untuk menutupi kasus Ferdy Sambo lantaran melibatkan sejumlah pejabat publik.

"Mungkin hampir semua pejabat tinggi di Repuplik ini tau soal semacam ini di mana judi dioperasikan, di mana narkoba diperdagangkan itu hal-hal yang dulu kita sebut rahasia samar-samar sekarang makin lama makin jelas dan lokasinya makin terbuka," ujar Rocky Gerung, dikutip Populis.id dalam Channel YouTube Rocky Gerung Official, Kamis, (22/9/2022).

Karena adanya keadaan tersebut, menurut Rocky Gerung, hal ini dapat menggemparkan. Selain itu, akan timbul pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk menyebarkan spekulasi ke publik.

"Mereka yang masih ingin bermain dalam menyelundupkan opini publik akan memanfaatkan situasi ini dan kelihatannya juga sebagai terdakwa Ferdy Sambo tetap merasa dia punya kartu yang belum dia turunkan," ucapnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Bagaikan Kapal Titanic, Rocky Gerung Ngomong Lantang: Orang Was-was Kalau Dia Masuk Pengadilan, Dia Belum Mengeluarkan Kartu...

"Nah kartu itu yang orang tunggu jangan sampai kartu itu justru memporak-porandakan agenda politik Presiden Jokowi, yaitu Pemilu, G20," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini