Ya Ampun.. Brigadir J Curhat Mau Dibantai ke Sang Kekasih, Eh 3 Ajudan Ini Malah Nyinyir: Ketawa-tawa dengan..

Ya Ampun.. Brigadir J Curhat Mau Dibantai ke Sang Kekasih, Eh 3 Ajudan Ini Malah Nyinyir: Ketawa-tawa dengan.. Kredit Foto: ISTIMEWA

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, kembali menceritakan soal sesuatu yang berkaitan dengan kematian kliennya.

Hal itu disampaikan oleh Kamaruddin saat dirinya berbincang-bincang bersama ahli hukum tata negara, Refly Harun.

Baca Juga: Koalisi PKS-Demokrat-NasDem Masih Hitung-hitungan Capres-Cawapres yang Potensial Menang

Kamaruddin mengungkap bahwa sehari sebelum kematiannya, Brigadir J sempat curhat kepada sang kekasih, Vera Simanjuntak, kalau dia akan dibantai.

“Tanggal 7 Juli 2022 atau sehari sebelum dibantai, dia sudah curhat kepada kekasihnya bahwa dia akan dibantai dan pamitan,” katanya dikutip Populis.id dari kanal YouTube Refly Harun yang videonya diunggah pada Rabu (21/9/2022).

Kamaruddin menambahkan, “Di situ ditanya (Vera) ‘siapa yang akan membantai atau membunuh?’ disebutnya skuad lama.”

Vera sendiri mengaku dirinya sudah mengetahui siapa saja skuad lama dan skuad baru di dalam ruang lingkup kerja Brigadir J.

Kamaruddin menyebut bahwa skuad lama merasa iri kepada Brigadir J yang begitu disayangi oleh Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

“Di antara mereka (Brigadir J dan Vera) ini sudah ada pengertian siapa skuad lama, siapa skuad baru. Informasinya skuad lama ini selalu iri hari kepada almarhum karena almarhum ini cekatan dan disayang oleh bapak maupun ibu,” jelasnya.

Saking sayangnya, adik Brigadir J bahkan ‘kecipratan’ dan pernah diberikan hadiah oleh Putri, bahkan dijanjikan dengan mutasi ke Jambi.

Kamaruddin menyampaikan, “Nah mana ukurannya orang ini disayang bapak dan ibu? Pada tanggal 1 Juli 2022, ibu Putri memanggil adiknya almarhum yang juga polisi, dinas di Yanma Polri. Dipanggil dia, dihadiahi.”

Baca Juga: Nggak Disangka Gegara Kasus Ferdy Sambo, Vladimir Putin dan Joe Biden Nggak Mau Hadiri KTT G20 di Bali?

“Hadiah yang diberikan pertama uang Rp5 juta kepada adiknya yang polisi. Kemudian dikasih lagi dompet merek Pedro, udah saya potret itu, ada tas dan sebagainya, bahkan dijanjikan dia akan diurus mutasinya atau kepindahannya dari Yanma Polri ke Polda Jambi,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Kamaruddin merasa tidak mungkin adiknya diberi hadiah oleh Putri jika hubungan istri Ferdy Sambo itu tidak dekat dengan Brigadir J.

“Nah artinya bahwa tidak mungkin Ibu Putri selaku istri eks Kadiv Propam itu memanggil adiknya, diberi hadiah dan segala macamnya itu kalau tidak dekat hubungannya. Artinya kalau tidak baik perilaku daripada almarhum,” tuturnya.

Ia melanjutkan, “Karena almarhum berprestasi dan baik dan dapat dipercaya, sehingga adiknya pun kebagian berkat.”

Setelah itu, Refly Harun menyinggung soal momen tertawa-tertawa antarajudan sebelum adanya insiden penembakan tersebut berdasarkan keterangan Komnas HAM.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini