Bentuk Dewan Kolonel Buat Dukung Puan Jadi Capres Tanpa Izin Bu Mega, Orang PDI Perjuangan: Salahnya Dimana?

Bentuk Dewan Kolonel Buat Dukung Puan Jadi Capres Tanpa Izin Bu Mega, Orang PDI Perjuangan: Salahnya Dimana? Kredit Foto: Twitter/@BuronanMabes

Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Junimart Girsang mengatakan, DPP PDI-P tak mengetahui pembentukan Dewan Kolonel di DPR. Sebab, pembentukan Dewan Kolonel hanya berawal dari inisiasi anggota fraksi untuk mendukung Puan Maharani menjadi calon presiden 2024.

"Ya ndak lah kan kami komunitas seketika kok. Dalam percakapan-percakapan dalam ruang rapat fraksi itu, kita ngobrol banyak, Pak Johan Budi punya mimpi banyak, Pak Trimedya punya mimpi banyak, saya juga punya mimpi banyak,"  katanya kepada awak media pada Kamis (22/09/2022).

Baca Juga: Astaganaga! Putri Candrawathi Menghayal Digituin Brigadir J: Dia Pengen Sama Pemuda Ganteng, Lagi Puber Ketiga

"Bagaimana kita ini? Siapa kira-kira yang melanjutkan pada 2024? Ada suara mengatakan mengapa tidak ibu Puan Maharani saja, ada ketua DPR kita di sini. Ya kita sambut dengan gembira dong," sambungnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai tak masalah jika Dewan Kolonel tak ada dalam Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai banteng merah itu. Pasalnya memang pembentukan ini tak ada sangkut pautnya dengan partai.

"Inikan bukan menyangkut partai. Inikan suara dari kami, anggota DPR yang sering kumpul di ruang pimpinan fraksi, sambil menunggu sidang-sidang di komisi. Tapi isinya orang banteng semua," terangnya.

Ia juga membantah jika apa yang dilakukan Fraksi PDI-P di DPR dianggap mendahului Megawati Soekarnoputri dalam menentukan ketua umum. Menurutnya, Dewan Kolonel sampai saat ini tidak ada niat melakukan deklarasi secara resmi mendukung Puan menjadi presiden.

"Tidak ada (deklarasasi.red). Kita kan hanya dekol-dekol begitu aja ini. Hanya julukan saja Dekol. Jadi komunitas ini namanya Dekol. Ada jendralnya juga. Namanya kita mau ngumpul, apanya yang salah di situ? Kecuali di Dekol ini termasuk jenderal dua orang mengumumkan, ibu Puan Maharani jadi capres, itu nggak boleh," tuturnya.

Baca Juga: Cuma Intelijen yang Bisa Baca Ini! Mantan Anak Buah Ternyata Masih Solid Dukung Sambo, Ketahuan Saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Namun demikian, Junimart menegaskan jika Dewan Kolonel akan tegak lurus mentaati perintah Megawati Soekarnoputri. Bahkan jika memang nantinya Ketua Partai tidak memilih Puan Maharani menjadi Calon Presiden dari PDI Perjuangan. 

"Ya walaupun (bukan Puan yang dipilih jadi Capres), itu tegak lurus. Jadi apa yang salah dari kita," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini