Usul Ke Jokowi, Bawaslu Ingin Syarat Batas Usia Dan Pendidikan Pengawas TPS Diubah

Usul Ke Jokowi, Bawaslu Ingin Syarat Batas Usia Dan Pendidikan Pengawas TPS Diubah Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Usul ke Jokowi, Bawaslu ingin syarat batas usia dan pendidikan pengawas TPS diubah. Usulan ini sampaikan oleh pihak Bawaslu saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Kamis (22/09). 

Adapun usulan yang disampaikan yaitu mdnveni: 

  1. Revisi Undang-undang Pemilu nomor 7 Tahun 2017 terkait otonomi daerah baru.
  2. Mengenai panitia pengawas pemilu (panwaslu) dan ad hoc (pengawas TPS) 

Baca Juga: Komisi II DPR Ketar-Ketir Usai Bjorka Bocorkan Data Pemilu: Ingatkan Bawaslu Amankan Data!

Baca Juga: Beda Kubu di Pilgub DKI, Kini NasDem Lebih Condong Dukung Anies di Pilpres 2024 Karena Pendam Kekecewaan ke Jokowi, Kenapa?

Diketahui, sebelumnya syarat menjadi anggota panwaslu harus berusia minimal 25 tahun dan dengan pendidikan paling rendah lulusan SMA sederajat. Namun, kini Bawaslu meminta untuk peraturannya diubah menjadi paling rendah lulusan SMP sederajat karena ditingkat SMP minimal sudah bisa membaca dan berhitung yang mana hal tersebut adalah hal dasar yang dibutuhkan untuk menjadi pengawas di tingkat ad hoc (pengawas TPS). 

Dan Bawaslu meminta untuk menurunkan usia, yang di mana minimal usia untuk menjadi pengawas menjadi 17 tahun. Karena tentu akan sangat susah untuk melakukan recruitment di daerah perbatasan dan daerah pedalaman lainnya.

Rachmat Bagja selaku Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjelaskan, apabila usulan kualifikasi batas usia dan pendidikan itu tak terpenuhi, maka Bawaslu akan semakin kesulitan merekrut pengawas ad hoc.

Bukan hanya itu saja, Bagja turut meminta untuk pihak pengawas dan keamanan di TPS yang lokasinya di pedalaman ataupun di tempat-tempat terluar agar diberi segala kemudahan termasuk transportasi untuk berkoordinasi dengan tim yang lain. 

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini