Benarkah TNI Mengambil Alih Kasus Pembunuhan Brigadir J?

Benarkah TNI Mengambil Alih Kasus Pembunuhan Brigadir J? Kredit Foto: Aprillio Akbar

Video mencatut Tentara Nasional Indonesia (TNI) beredar di media sosial. Video tersebut diunggah sebuah kanal YouTube pada 17 September 2022. 

Video itu disertai sampul dan judul yang menarasikan, TNI mengambil alih kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat. 

Baca Juga: Dugaannya Benar Soal Permohonan Banding Ferdy Sambo Ditolak, Kompolnas: Dia Otak Pembunuhan Brigadir J dengan Melibatkan...

Berikut narasi dalam sampul dan judul video terkait. 

"AMBIL ALIH TUGAS POLISI TNI ULTIMATUM SAMBO BEGINI 

SAMPAI KENCING DI CELANA!! TNI ULTIMATUM FERDY SAMBO BEGINI" 

Kemudian video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak ditemukan informasi terkait TNI mengambil alih kasus pembunuhan Brigadir J.

Video tersebut membahas permintaan pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak untuk mengganti penyidik dari TNI lantaran tidak percaya dengan polisi. 

Selanjutnya video membahas temuan pistol antik di tempat kejadian perkara (TKP) Brigadir J yang disebut Kamaruddin milik keluarga Ferdy Sambo. 

Baca Juga: Heboh soal Brigjen Hendra Kurniawan Pakai Jet Pribadi Temui Keluaga Brigadir J, Polri Bilang Ini, Tegas!

Narasi yang disampaikan senada dengan artikel Tribunnews berjudul "Tak Lagi Percaya dengan Penyidik Polisi, Kamaruddin Minta Penyidik Diganti dari TNI", dan artikel Gridhot.id dengan judul "Pistol Era Perang Dunia Ditemukan di Tempat Brigadir J Meregang Nyawa, Sosok Ayah Ferdy Sambo Jadi Ikut Terseret, Kamaruddin Simanjuntak Minta Keterlibatan TNI". 

Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan narasi TNI mengambil alih kasus pembunuhan Brigadir J adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada informasi valid yang mendasari klaim tersebut. 

Baca Juga: Demi Jegal Anies, Benarkah Jokowi Mengubah UU Pemilu?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover