Belum Terima Surat Pemecatan, Pengacara Tegaskan Ferdy Sambo Belum Gugat Polri ke PTUN

Belum Terima Surat Pemecatan, Pengacara Tegaskan Ferdy Sambo Belum Gugat Polri ke PTUN Kredit Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis menegaskan bahwa kliennya hingga kini belum berencana menempuh upaya hukum lain atas putusan pemecatan dirinya dari anggota Polri.

Hal itu ia sampaikan untuk menanggapi rumor Ferdy Sambo akan menggugat Polri ke PTUN setelah dipecat dari Polri atas kasus kematian Brigadir J.

Menurut Arman, saat ini pihaknya juga belum menerima surat keputusan (SK) PTDH pemecatan kliennya.

Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Ternyata Dua Orang ini yang Jadi Biang Kerok Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ironis!

"Putusannya belum kami terima," kata Arman lewat pesan singkat kepada JPNN.com, Jumat (23/9/2022).

Karena itu, Arman mengaku pihaknya belum bisa berkomentar lebih jauh ihwal langkah hukum yang bakal ditempuh setelah putusan pemecatan Ferdy Sambo.

"Jadi, kami belum bisa memberikan tanggapan," tutut Arman Hanis.

Baca Juga: Semakin Hot! Polri Siap Ladeni Serangan Balik Ferdy Sambo yang Ngotot Melawan Setelah Banding Ditolak Mentah-mentah

Mantan Kadiv Propam Polri itu telah dipecat dari Korps Bhayangkara buntut kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Putusan KKEP yang mengakhiri karier Ferdy Sambo di Polri dibacakan majelis KKEP di ruang sidang Gedung TNCC, Mabes Polri, Senin (19/9).

Dalam putusannya, KKEP menyatakan menolak permohonan banding pemohon Ferdy Sambo.

Ketua sidang banding Komjen Agung Budi Maryoto juga menyatakan majelis KKEP tetap menguatkan putusan sidang etik pada 26 Agustus 2022 lalu.

Baca Juga: Para Seniornya Masih Jauh di Bawah, Eh Ferdy Sambo Udah Loncat Jadi Bintang Dua: Semuanya Bisa Diatur Sama Dia!

"Menguatkan putusan sidang Kode Etik Polri tertanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Irjen Ferdy Sambo," ujar Agung.

Setelah dipecat, Ferdy Sambo yang tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan perintangan atau obstruction of justice penyidikan kematian sang ajudan, terancam hukuman mati.

Ancaman hukuman mati itu sesuai Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP yang disangkakan terhadap Ferdy Sambo.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini