Pepo Sebaiknya Nikmati Hari Tua Aja, Gak Usah Bikin Gaduh: Kan Masih Dapat Fasilitas Negara

Pepo Sebaiknya Nikmati Hari Tua Aja, Gak Usah Bikin Gaduh: Kan Masih Dapat Fasilitas Negara Kredit Foto: SBY

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas meminta Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak membuat gaduh publik dengan pernyataan kontroversialnya.

Seperti diketahui, SBY sempat melontarkan pernyataan yang menyebut Pemilu 2024 akan berpotensi ada kecurangan.

"Semakin menunjukkan bahwa SBY bukanlah seorang negarawan walaupun pernah menjadi presiden selama dua periode dan sampai saat ini masih menikmati fasilitas dari negara," ujar Fernando pada Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: SBY Turun Gunung, Jusuf Kalla: Itu Peringatan Bagi Penguasa!

Dia menilai SBY telah melakukan provokasi dan berpotensi memicu ketidakpercayaan peserta pemilu terhadap pemerintah dan penyelenggara pemilu.

Dia pun curiga SBY ingin menekan pemerintah agar hasil kasasi Kongres Luar Biasa di Sibolangit tidak berpihak pada Moeldoko.

"Apakah SBY lupa, kalau para hakim agung memutuskan perkara dilakukan independen tanpa bisa dipengaruhi oleh pihak manapun termasuk oleh pemerintah," tambah dia.

Baca Juga: Klaim Pemilu 2024 Bakal Dicurangi, SBY dan AHY Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Eng-Ing-Eng

Fernando menyarankan Pepo--sapaan akrab SBY dari anak & cucunya--fokus menikmati hari tua dan mempercayakan urusan politik kepada putra kesayangannya, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Apalagi, tambah dia, SBY sampai sekarang masih menikmati fasilitas yang masih diberikan negara.

"Atau, SBY sadar kalau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak dilirik oleh partai politik lainnya untuk diusung pada pilpres 2024 sehingga perlu mencari kambing hitam atas kembali gagalnya AHY ikut pilpres seperti tahun 2019 yang lalu," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini