Melebar Kabar Perlawan Ferdy Sambo Menggugat Polri ke PTUN, Pengacaranya Ungkap Hal Begini, Ternyata...

Melebar Kabar Perlawan Ferdy Sambo Menggugat Polri ke PTUN, Pengacaranya Ungkap Hal Begini, Ternyata... Kredit Foto: Istimewa

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis, angkat bicara terkait kabar tentang kliennya yang akan menggugat Polri ke PTUN setelah dipecat dari Polri atas kasus kematian Brigadir J.

Arman tegaskan hingga saat ini mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo belum berencana menempuh upaya hukum lainnya.

Baca Juga: Pesan Susno Duadji ke Kapolri: Segera Selesaikan Kasus Ferdy Sambo, Kapolri kan Enak Perintah Aja, Dua Minggu Harunya Sudah Selesai...

Menurut Arman, saat ini pihaknya juga belum menerima surat keputusan (SK) PTDH pemecatan kliennya. 

"Putusannya belum kami terima," kata Arman lewat pesan singkat dilansir dari jpnn, Jumat (23/9).

Baca Juga: Vokal di Kasus Ferdy Sambo, Susno Duadji Cerita Dirinya Diteror: Saya Kalau Nyatakan Kebenaran Mana Pernah Takut, Banyak Orang Dibohongi...

Karena itu, Arman mengaku pihaknya belum bisa berkomentar lebih jauh ihwal langkah hukum yang bakal ditempuh setelah putusan pemecatan Ferdy Sambo.

"Jadi, kami belum bisa memberikan tanggapan," tututnya.

Baca Juga: Dituding Bos Judi dan Pinjamkan Jet Pribadi ke Brigjen Hendra Demi Lancarkan Aksi di Kasus Ferdy Sambo, Orang Ini Ngebantah, Ternyata...

Mantan Kadiv Propam Polri itu telah dipecat dari Korps Bhayangkara buntut kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Putusan KKEP yang mengakhiri karier Ferdy Sambo di Polri dibacakan majelis KKEP di ruang sidang Gedung TNCC, Mabes Polri, Senin (19/9).

Baca Juga: Luhut Soal Jadi Presiden Indonesia: Kalau Anda Bukan Orang Jawa, Jangan Maksain Diri! Kaya Saya Batak, Kristen Lagi, Cukuplah...

Dalam putusannya, KKEP menyatakan menolak permohonan banding pemohon Ferdy Sambo.

Ketua sidang banding Komjen Agung Budi Maryoto juga menyatakan majelis KKEP tetap menguatkan putusan sidang etik pada 26 Agustus 2022 lalu.

"Menguatkan putusan sidang Kode Etik Polri tertanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Irjen Ferdy Sambo," ujar Agung.

Baca Juga: Didesak Selidiki Penggunaan Jet Pribadi Brigjen Hendra Saat Temui Keluarga Brigadir J, Polri Bilang Tak Perlu Melebar...

Setelah dipecat, Ferdy Sambo yang tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan perintangan atau obstruction of justice penyidikan kematian sang ajudan, terancam hukuman mati.

Ancaman hukuman mati itu sesuai Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP yang disangkakan terhadap Ferdy Sambo.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini