Demokrat Vs PDIP Makin Panas: Saling Berbalas Pantun Hingga Buka Borok Partai Masing-Masing

Demokrat Vs PDIP Makin Panas: Saling Berbalas Pantun Hingga Buka Borok Partai Masing-Masing Kredit Foto: Achmad Rizki Muazam

Perseteruan antara Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum juga mereda, malah semakin panas. Kedua partai besar ini seolah seperti berbalas pantun menanggapi satu sama lain.

Perseteruan ini diketahui bermula saat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya mencium bau kecurangan di Pemilu 2024 mendatang.

PDIP yang merupakan partai penguasa sontak kepanasan dengan pernyataan SBY itu. Mereka tidak terima dan merasa dituduh melakukan kecurangan Pemilu, yang padahal masih dua tahun lagi pelaksanaannya.

Baca Juga: PDIP Bocorkan Sejumlah Nama Kader yang Diusul Maju Pilgub DKI Jakarta, Ada Nama Bu Risma

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristyanto langsung menggelar konferensi pers untuk menanggapi pernyataan SBY tersebut. Ia membantah tuduhan itu, bahkan mengungkit masa lalu pemerintahan era SBY.

Hasto pun balik menuding Partai Demokrat pernah melakukan kecurangan Pemilu 2009 dengan merekrut komisioner KPU waktu itu, Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati menjadi kader partai.

Terbaru, politikus Demokrat dan PDIP juga sengit berdebat di depan layar kaca televisi MetroTV yang disaksikan pemirsa di seluruh Indonesia. Mereka yang berdebat di antaranya Adian Napitupulu, Herzaky Mahendra Putra, Masinton Pasaribu

Baca Juga: Waduh.. Megawati Katanya Konsultasi Sama Dukun, Eh Kader Demokrat Malah Senang: Nah Gitu Dong Biar Rame!

Dalam perdebatan itu, Adian mengungkit Partai Demokrat pernah melakukan kecurangan Pemilu 2009. Ia pun menyebut, kecurangan tersebut tidak akan terulang di tahun 2019 nanti.

"Tidak usah takut pada apa yang mungkin kecurangan pernah dilakukan, akan diulang oleh orang lain. Kenapa orang takut pada kecurangan? hanya orang curang yang berpikir orang lain akan curang," ujar Anggota DPR Dapil Kabupaten Bogor tersebut dikutip dari YouTube MetroTvnews, Jumat (23/9/2022).

Tak terima dituduh pernah melakukan kecurangan, Herzaky pun balik mengungkit masalah yang pernah menimpa PDIP. Ia mempertanyakan kasus kader PDIP Harun Masiku yang melakukan suap kepada komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Baca Juga: Wakil Tuhan Kena OTT KPK, Benny Demokrat Geleng-geleng: Kemana Lagi Pencari Keadilan Harus Berharap?

"Harun Masiku gimana, Bang? tahun 2019 loh, menyuap komisioner KPU. Satu-satunya Pemilu yang ada penyuapan, Harun Masiku," tanya dia.

Seperti diketahui, hingga kini Harun Masiku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP belum juga ditangkap. Ia masih buron entah kabur kemana.

Lebih lanjut, Herzaky pun mengatakan bahwa kasus Harun Masiku itu adalah bentuk kecurangan Pemilu yang terjadi di era pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pemimpin Kok Kayak Peramal! Sindiran Hasto PDIP Buat SBY Telak Banget: Bicara Kecurangan Pemilu, Padahal….

"Tahun 2019 komisioner KPU Wahyu Setiawan ditangkap karena kasus suap. Yang terlibat siapa? ada eks Bawaslu yang kemudian Caleg PDIP, lalu Harun Masiku Caleg PDIP yang masih buron udah 1.000 hari lebih," ungkap Herzaky.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini