Tidak Akan Beri Ampun soal Kasus Ferdy Sambo, Polri: Siapapun yang Dianggap Tidak Profesional...

Tidak Akan Beri Ampun soal Kasus Ferdy Sambo, Polri: Siapapun yang Dianggap Tidak Profesional... Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Mabes Polri menegaskan untuk kesekian kalinya fokus dan komitmen mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir J. Adanya kasus yang menjadikan Ferdy Sambo tersangka ini membuat lembaga penegak hukum itu mengalami penurunan kepercayaan dari publik.
Usai mantan Kadiv Propam itu dipecat jadi anggota Polri, pihak kepolisian optimistis Ferdy Sambo tidak akan diberi ampun hingga keadilan tegak berdiri. Menurut Polri, apa yang telah menjadi keputusan dalam pemecatan terhadap Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J merupakan keputusan yang final. 
"Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu (pembunuhan Brigadir J)," tutur Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo dilansir suara.com, Jumat (23/9/2022). 

Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata Walau Sudah Jadi Tersangka, Ferdy Sambo Masih Dapat Dukungan dari 'Kakak Asuh'

Tak hanya itu, sisi lain juga digunakan Polri untuk putusan pemecetan Ferdy Sambo tersebut. 

Diketahui, Polri memperhatikan hasil survei yang dirilis oleh Charta Politika. Berdasarkan survei tersebut banyak masyarakat yang menyatakan jika keinginan terkait pemecatan tidak dengan horma atau PTDH Ferdy Sambo. 
Hasil survey itu menunjukkan angka 52,6 persen masyarakat sangat setuju. Sementara, 58,1 persen orang yang mengetahui kasus sangat setuju atas keputusan pemecatan Ferdy Sambo. 
Untuk itu, Irjen Dedi mengatakan Tim khusus (timsus) dan inspektorat khusus tengah fokus dengan berkas perkara, sidang kode etik dan bekas kasus pidana obstruction of justice. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Bakal Serang Balik Polri, Pengamat Beberkan Kemungkinan yang Bakal Digugat, Nggak Disangka-sangka!
"Kami terus secara intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses pemberkasan agar segera rampung untuk dilanjutkan ke persidangan. Kami terus berkomitmen mengusut tuntas perkara ini," pungkasnya. 

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini